oleh

Bupati Lantik 72 Pejabat di Lingkungan Pemkab Klaten

Klaten, faktapers.id – Bupati Klaten Sri Mulyani melantik dan mengambil sumpah kepada 72 pejabat di lingkungan Pemkab Klaten yang diadakan di Pendopo Pemkab Klaten, Jumat (17/5/19). Adapun pejabat yang dilantik  terdiri dari 15 pejabat administrator setingkat eselon III dan 57, pejabat pengawas setingkat eselon IV, dan para pejabat yang dilantik agar berkomitmen mewujudkan birokrasi dengan mengurangi perjalanan dinas.

Jajaran pejabat administrator yang dilantik antara lain Muhammad Umar Said, sebagai Kepala Bidang Penelitian Pengembangan Pengendalian dan Evaluasi Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda) Klaten dan Bambang Subiyantara sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten.

Kemudian pejabat pengawas yang dilantik antara lain Muhammad Nurcahyo Sasongko sebagai Kepala Sub Bagian Pembinaan Informasi dan Publikasi Bagian Humas Setda Klaten.

Kemudian Poniran sebagai Kepala Sub Bagian Protokol Bagian Humas Setda Klaten, Sri Purwaningsih  sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten.

Selain itu Lusiana sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja serta Joko Priyono sebagai Kepala Seksi Komunikasi dan Deseminasi Informasi Bidang Komunikasi dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klaten.

Dalam sambutannya, Bupati Klaten Sri Mulyani, mengatakan, sebagai pembina kepegawaian dirinya melakukan evaluasi kinerja pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara berkala dengan tujuan untuk mewujudkan birokrasi Pemkab Klaten sebagai birokrasi kerja. Para pejabat dalam menjalankan birokrasi kerja jangan senang melakukan perjalanan dinas luar kota, karena Pekerjaan Rumah (PR) yang dihadapi Pemkab Klaten yang sesungguhnya adalah mengatasi kemiskinan dan pengangguran.

“Tugas berat menanti jajaran pejabat yang baru dilantik untuk dapat bersama-sama dengan gerbong Pemerintah Kabupaten Klaten menghilangkan status Kabupaten Klaten sebagai daerah miskin. Karena Pemkab Klaten terus berupaya secara maksimal membuat masyarakat Klaten gemah ripah lohjinawi, sehingga Kabupaten Klaten dikategorikan sebagai  daerah hijau karena masyarakatnya semua hidup sejahtera,”ucapnya .

Menurut dia, Pemkab Klaten kini tengah berupaya meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam pengelolaan keuangan daerah tahun 2018. Kemudian dalam waktu bersamaan Pemkab Klaten juga berupaya meraih Piala Adipura dalam bidang kebersihan kota, sehingga membutuhkan peran serta seluruh masyarakat termasuk kinerja jajaran pejabat Pemkab Klaten.

“Pemkab Klaten bersama DPRD Klaten saat ini tengah memproses Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 dan APBD murni tahun 2020. Untuk itu diharapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat berinovasi dalam merancang program dan kegiatan untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Klaten yang maju mandiri dan berdaya saing,” tegas dia.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten menaruh harapan besar kepada para pejabat yang rata-rata masih berusia muda untuk terus berkreasi demi mewujudkan OPD-nya masing-masing semakin baik termasuk dalam hal pelayanan publik yang semakin cepat dan tepat.

Di akhir sambutan, Bupati atas nama pribadi, keluarga dan Pemkab Klaten menyampaikan mohon maaf lahir dan batin kepada umat Islam, serta mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa semoga ibadah puasanya diterima Allah SWT.

Acara pelantikan pejabat diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Bupati Klaten, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Klaten dan jajaran pejabat yang hadir. Madi

Komentar

News Feed