oleh

PKL di Sekitar RS Cengkareng Resahkan Pengguna Jalan

Jakarta, faktapers.id – Jalan yang beralih fungsi menjadi tempat pedagang kaki lima (PKL) dinilai meresahkan pengguna jalan yang melintas di sekitar Rumah Sakit Cengkareng.

Tempat yang dijuluki sebagai Pasar JB tersebut mendapat tanggapan dari masyarakat pengguna jalan.”Dulu Pasar JB itu masih sedikit pedagangnya, sekarang sudah ramai, sehingga saya pernah melintasi jalan tersebut menuju Rumah Sakit Cengkareng pun tidak bisa,” ujar salah satu pengguna jalan Sumilah kepada faktapers.id.

Sementara itu, Lurah Cengkareng Timur, Ardi Muhur selaku jmengakui pengalihan fungsi jalan tersebut. “Sebenarnya itu (Pasar JB) jalan tapi difungsikan sebagai pedagang kaki lima karena disitu ada ruko-ruko dan selama ini tidak ada keinginan untuk menata itu,” ujar Ardi Muhur.

“Untuk saya tidak masalah, karena tidak ada kutipan dan retribusi, sah-sah saja,” imbuh dia

Aktivitas berdagang di Pasar JB setiap hari buka, dimulai dari sore hingga malam. Namun untuk legalitas perizinan melakukan perdagangan tidak ada. “tidak ada izinya sama sekali,” ungkap Ardi.

Lurah Cengkareng Timur, Ardi Muhur.

Disamping itu, Ardi Muhur menyebut, perlu melakukan relokasi para pedagang, namun untuk sekarang relokasi itu tidak dapat dilakukan karena tidak ada lahan untuk menata.

Selain itu, setelah faktapers.id melakukan peninjauan kel apangan, terdapat beberapa pihak mematok harga parkiran di sekitar jalan dan terdapat dugaan para pedagang juga dikutip biaya tempat lokasi penjualan.

Ardi juga menyebut, di Pasar JB terdapat pengelola. Namun ketika faktapers.id mempertanyakan siapa pengelola yang dimaksud, Ardi Muhun bungkam, seakan tidak ingin membeberkan pihak pengelolanya.

“Sebenarnya di sana ada pengelola masing-masing yang mengatur pedagang,” tandasnya. Inda

Komentar

News Feed