oleh

Kru Kapal Pandu Stop Operasi, Pelayanan Pandu Pelabuhan Tanjung Priok Terancam Terganggu

Jakarta, faktapers.id – Pelayanan pemanduan yang dikelola oleh PT Jasa Armada Indonesia (JAI) Tbk di Pelabuhan Tanjung Priok dikhawatirkan terganggu dan dapat menghambat pelayanan kapal-kapal yang ingin bersandar atau keluar masuk dermaga.

Pasalnya, seluruh kru kapal mulai dari anak buah kapal (ABK) hingga nakhoda kapal pandu di Pelabuhan Tanjung Priok melakukan aksi stop operasi, Rabu (10/7/2019) di Kantor Kepanduan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami melakukan aksi mogok karena pengalihan manajemen pekerja kru kapal dari JAI kepada pihak ketiga atau vendor,” tutur Boy yang juga seorang ABK kepada Harian Fakta Pers dan faktapers.id, di Dermaga Kepanduan Pelabuhan Tanjung Priok.

Menurut Boy, pengalihan manajemen dari JAI ke pihak vendor dapat membuat para kru kapal bekerja di bawah tekanan, dimana pihak vendor sewaktu-waktu bisa memberhentikan/memecat kru kapal dan mengganti dengan orang-orang dari pihak vendor.

“Kami berpikir kedepan kami bisa kapan saja diganti dengan orang-orang vendor, dan kejadian seperti ini sudah terjadi di beberapa tempat. Oleh karenanya, kami tidak mau lagi diam,” ungkapnya.

Boy mengatakan, pengalihan manajemen ini sudah terjadi selama setahun. Selama itu pula, sudah ada beberapa kru kapal yang sudah diganti.

“Pokoknya kami sudah sepakat tidak akan mau menandatangani Perjanjian Kerja Laut (PKL) sebelum tuntutan kami dipenuhi,” pungkasnya.

JAI sendiri adalah salah satu anak perusahaan PT Pelindo II yang bergerak di bidang layanan pemanduan dan penundaan kapal.

Dari pantauan di lokasi, aksi stop operasi oleh kru kapal masih berlangsung hingga kini. Dikabarkan aksi stop operasi tidak hanya di Pelabuhan Tanjung Priok, namun juga di seluruh pelabuhan Cabang Pelindo II. Kls

Komentar

News Feed