oleh

Menara BTS PT XL Axiata Roboh, LBH Salewangan: Siap Mendampingi Korban

Maros, faktapers.id – Insiden robohnya Menara Base Transceiver Stasion (BTS) milik perusahaan PT. XL AXIATA Menimpa Ruang kelas dan Siswa SD Bado Baso pada Selasa 13 Agustus 2019,

diduga akibat tidak adanya pemeliharaan rutin terhadap tower tersebut apalagi mengingat keberadaan tower tersebut terbilang sudah cukup lama.

Devisi Hukum Pidana Dan Perlindungan Anak LBH Salewangang Maros. Alfian Palaguna mengatakan,
Dugaan ini kian diperkuat karena pada saat kejadiaan tersebut kondisi alam sekitar terbilang normal. Jadi kami anggap bahwa peristiwa ini terjadi murni akibat kelalaian pihak perusahaan PT. XL Axiata yang kurang memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan warga sekitar.

Akibat Kejadian Tersebut enam (6) siswa SD baddo Baddo Baji mangngai kecamatan Mandai Kabupaten Maros yang telah menjadi korban di antaranya :

1. Sdri. Khodijah Rafa Nur

2. Sdri. Adinda Sri Rahmayani

4. Sdri. Riza Wahyuni

4. Sdr. Abrisam Bangga Arbani

5. Sdr. Muhammad Sultan Ali Ashary

6. Sdr. Mujahid

diketahui ke-enam siswa tersebut dilarikan ke rumah sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo yang sebelumnya dirawat di RS TNI AU Dr. Dody Surjoto, Satu siswa diantaranya telah dikembalikan kepada pihak keluarga.

Kepada korban atau pihak keluarga korban “kami sampaikan secara kelembagaan siap melakukan pendampingan, baik secara litigasi maupun non litigasi. Kata Alfian

Alfian menegaskan Akibat dari insiden tersebut Kami minta Pihak perusahaan PT. XL Axiata bertanggup jawab penuh terhadap ke-enam korban, baik secara moril maupun materil.

Selanjutnya Alfian menghimbau kepada seluruh pihak untuk lebih memperhatikan kondisi perawatan menara Base Transceiver Stayion (BTS) seluruh Tower yang ada demi keamanan dan keselamatan warga sekitar tower. Khususnya Perusahaan PT. Xl Axiata Kabupaten Maros.
Anchank

Komentar

News Feed