Selasa, Mei 11, 2021
BerandaAkibat Tambang Liar Operasikan Mesin Dompeng, Jembatan Wai Gogorea Terancam Ambruk
Array

Akibat Tambang Liar Operasikan Mesin Dompeng, Jembatan Wai Gogorea Terancam Ambruk

Jembatan 1

FAKTAPERS.COM, Maluku

Kegiatan operasional penambang emas liar yang menggunakan 7 mesin Dompeng yang dilakukan disekitar Gunung Gogorea, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru saat ini dikhawatirkan akan mengakibatkan jembatan Wai Gogorea yang membentang sepanjang 60 meter terancam ambruk.

Tujuh mesin Dompeng milik Yadi yang diduga pengusaha tambang ilegal yang mengontrak lahan Gogorea, kini Badan Lingkungan Hidup (BLH) yang dipimpin Adji Hentihu terkesan melakukan pembiaran, akibat Sedimen yang merupakan olahan Tujuh mesin dompeng tersebut, kini menjadi mengancam kekuatan jembatan tersebut.

Jembatan Wai Gogorea jurusan Marloso Mako yang merupakan jembatan nasional yang dikerjakan PT Berlian Bratabakti tahun anggaran 1995/1996 mulai tertutup dengan sedimen yang merupakan  hasil olahan mesin dompeng, hal ini perlu adanya perhatian pemerintah kabupaten Buru.

Sementara itu masyarakat Desa Gogorea saat ditemui wartawan Fakta mengatakan,dengan hadirnya mesin dompeng yang melakukan operasi tambang emas liar di areal gunung Gogorea, kini menjadi keresahan bagi warga yang mendiami desa ini.

Pasalnya mereka mengkhawatirkan dengan adanya mesin dompeng di gogorea, kemungkinan besar akan tejadi pencemaran merkuri yaitu adanya pencemaran air raksa, karena Di Gunung Botak masyarakat disekitar gunung itu sudah mulai tercemar akibat aktifitas penambangan tersebut..

Akibatnya jembatan yang ada disana, mulai tertampung pasir, yang mana sebelumnya jembatan itu punya abutmen dan glagar serta lantai lebih tinggi, namuni setelah ada penambangan jembatan itu sudah menampung pasir.

Yang Kami khawatirkan apabila tidak ada perhatian Dinas Pekerja Umum (PU) maupun BLH, maka jembatan itu akan ambruk, dan jembatan itu bila tidak diperhatikan sudah pasti akan ambruk” Ujar Sumber masyarakat Gogorea.

Usman Tasidjawa FP

Jembatan 2jembatan 3

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments