oleh

Dalam Waktu Dekat Pemkab Buru Akan Tempatkan 336 CPNS K2

-Daerah-334 views

Namlea

FAKTAPERS.COM, Ambon

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Buru Efendi Rada menyatakan, pihaknya sementara mempersiapkan lokasi atau penempatan tugas untuk kurang lebih 336 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos ferifikasi K2 seleksi pusat. Lanjutnya, dalam waktu dekat para SK 80 persen CPNS itu akan diserahkan langsng oleh Bupati Buru Ramly Umasugi. Kepada Wartawan di ruang kerjanya, Rada merincikan yang sudah berproses untuk pemberkasan ke Pemerintah Pusat sebanyak 359 CPNS. Namun 9 CPNS yang lolos ferifikasi pertama K2 itu gugur saat pemberkasan di pusat. Sementara dari 350 CPNS yang siap dibagikan itu 12 diantaranya belum melengkapi berkas.

Terkait hal tersebut, Rada menjelaskan,12 orang CPNS itu akan menyusul pemberkasannya. Lebih lanjut dikatakan, pisahkan 12 orang yang belum lengkap pemberkasannya otomatis tinggal 338 orang CPNS, namun dua diantaranya berhalangan karena 1 CPNS meninggal dunia dan satu lagi mengundurkan diri. Selain itu, Rada mengatakan, akan ada keterlambtan walupun tidak terlalu lama. Pasalnya, pihak BKD Kabupaten Buru akan melakukan koordinasi untuk meminta petujuk terkait tandatangan Sekertaris Daerah (Sekda) karena sebelumnya berkas CPNS di tandatangani oleh Alm Ajid Solisa dan kini apakah boleh menggunakan tandatangan plt Sekda atau tidak, jelasnya. Disinggung mengenai tandatangan untuk CPNS reguler yang lolos pada April 2015.

Lalu, Rada menyatakan, kendala yang sama juga. Untuk itu akan dilakukan koordinasi dengan BKN terkait hal tersebut. Rada juga menjelaskan tentang CPNS reguler yakni yang lolos berjumlah 61 orang dari quota 92. Sementara ini kata Rada, pihak BKD sementara mempersiapkan SK 80 persen dan sementara menunggu lokasi tugas khusus untuk teknis yakni PNS Kesehatan dan Guru. Terkait dengan tidak terpenuhinga quota CPNS tersebut, Rada menjelaskan, hal itu dikarenakan ada formasi akan tetapi tidak ada pelamar. Kemudian ada pelamar tapi tidak lulus pasinggret/batas nilai. “Kita juga menginginkan agar quota bisa terpenuhi. Namun, kenyataannya yang terisi hanya 61 orang. Jadi sudah tidak bisa diganggu gugat lagi,”tegasnya.

(Usman Tasidjawa )FP

Komentar

News Feed