Jumat, Mei 14, 2021
BerandaPemda Propinsi Maluku, Kanwil Kementrian Agama Dan Pemda Buru Gelar Halal Bihalal
Array

Pemda Propinsi Maluku, Kanwil Kementrian Agama Dan Pemda Buru Gelar Halal Bihalal

ambon1

FAKTAPERS.COM, Ambon

Kegiatan Halal Bihalal yang digelar oleh Pemda Propinsi Maluku , Kanwil Kementrian Agama Propinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Buru Selasa(28/7) berlangsung di Aula Kabupaten Buru. Kegiatan tersebut dihadiri  oleh Gubernur Maluku Said Assagaf, Kanwil Kementrian Agama Fesal Musaad dan Bupati Buru Ramly Ibrahim Umasugi  yang didampingi Dir. Shabara Polda Maluku, Kombespol AR. M. Priyono, Kasdam XVI Patimura Brigjen M. B. Taufik, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Said Muzakir Assagaf,.Anggota DPRD Provinsi Maluku Sudarmo, Karo Kesra Pemprov Maluku Ida Saimima, Ketua MUI Provinsi Maluku Idrus Toekan Ketua Walubi Adam Waluyo. Kegiatan yang dihadiri pula oleh Kapolres Buru, AKBP Popy, Dandim 1506 Namlea, Letkol Umar, Ketua DPRD Kabupaten Buru Iksan Tinggapi, para anggota DPRD, Kepala-kepala SKPD dan Muspida Kabupaten Buru.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Buru Ramly Umasugi mengatakan, masyarakat yang ada di Kabupaten Buru sangat menjunjung tinggi nilai kebersamaan yang disebut dengan bahasa daerah Buru, Kai Wai. Untuk itu dihadapan Gubernur Maluku dan semua tamu yang ada Bupati menyatakan, Kabupaten Buru layak menjadi contoh kerukunan beragama di Maluku. Dalam kesempatann tersebut, Bupati juga mengatakan, dirinya sangat bangga dengan hasil pertanian di Kabupaten Buru karena telah berhasil melakukan uji coba teknik penanaman padi baru yakni padi Salibu yang berhasil dengan sangat memuaskan. Umasugi juga mengatakan, pertanian di Kabupaten Buru yang mendapatkan bantuan dari Kementrian Pertanian berupa puluhan alat mesin pertanian (Alsitan), dan bantuan tersebut sementara dalam perjalanan menuju Kabupaten Buru. Kepada Gubernur Maluku, Umasugi juga mengatakan beberapa program unggulan yang sementara dijalani di Kabupaten Buru yakni, Program Gerakan Bupolo Magrib Mengaji (Gelora) yang mana anak usia sekolah dilarang bermain dan menonton tv diwaktu yang sudah ditentukan yakni jam 6 sore. Kabupaten Buru juga sudah mengkhatmil Al Quran untuk kurang lebih 1860 santri se Kabupaten Buru dan kegiatan khatmil Al Quran itu akan terus berlangsung setiap bulan di masing-masing TPA yang ada di Kabupaten Buru.

ambon2

Kegiatan Gelora itu merupaka kerjasama Pemkab Buru dengan Kementrian Agama Kabupaten Buru, ucapnya. Selain Gelora, Bupati juga telah mengeluarkan larangan untuk penjualan Minuman keras di Kabupaten Buru. Untuk itu, dirinya berharap kepada Gubernur Maluku agar tidak ada ijin yang keluar untuk penjualan Miras di Kabupaten Buru agar masyarakat Kabupaten Buru bersih dari Miras. Bupati juga sempat menyinggung agar Pemprov Maluku bisa tanggap dan segera menutup aktivitas lokasi tambang Gunung Botak karena aktivitas di Gunung Botak sudah sangat meresahkan dan berdampak pada tindak kriminal dan maksiat. Ucapan terimah kasih kepada Gubernur bersama rombongan Pemprov Maluku juga tidak lupa dihanturkan karena telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan Halal Bihalal di Kabupaten Buru.

 

Pada Kesempatan yang sama, Gubernur Maluku, Said Assagaf mengatakan, kegiatan Halal Bihalal merupakan media silahturahmi antara sesama anak bangsa yang berbeda idiologi, suku maupun agama. Pasalnya, kegiatan Halal Bihalal itu tidak ditemukan di negara manapun yang ada di dunia, kalaupun ada, penyelenggaraannya itu dilakukan oleh orang Indonesia yang menetap di negara lain. Hal itu tampak jelas bahwa nilai-nilai sosialis religius di dalam kehidupan sehari-hari khususnya di Maluku, kebersamaan dalam mensukseskan kegiatan keagamaan telah mendarahdaging dalam kehidupan masyarakat di Maluku dan sudah menjadi bahan kearifan lokal Maluku.

ambon3

Dijelaskan, kesadaran kolektif tentang hidup orang basudara merupakan modal sosial kultural yang memiliki peran sangat penting untuk saling memafkan , saling mengasihi, saling membanggakan, saling menopang dan saling menghidupkan. Untuk itu, Assagaf berharap agar masyarakat di Kabupaten Buru dapat terus menjaga tali persaudaraan yang ada. Dirinya juga mengingatkan, jangan sampai masyarakat saling memusuhi lantaran adanya Gunung Botak yang nantinya akan menjadi berkah untuk seluruh masyarakat Kabupaten Buru.

Usai mengikuti kegiatan Halal Bihalal, rombongan pemprov Maluku dan Pemkab Buru nmelanjutkan perjalanan menuju Desa Sawah, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru untuk menghadiri kegiatan peletakan batu pertama Mesjid Al Muhajirin yang ada di dalam lingkungan sekolah Mts LKMD Desa Sawah. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pencanangan penanaman 24 ribu anakan pohon Bunga Tanjung di lingkungan sekolah se Kabupaten Buru yang secara simbolis di SMA Negeri 1 Namlea, Kabupaten Buru.

(Usman Tasidjawa )FP

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments