Jumat, Maret 5, 2021
Beranda Polsek Teluk Naga Lamban Tangani Laporan Kasus Pencurian
Array

Polsek Teluk Naga Lamban Tangani Laporan Kasus Pencurian

11721398_918974434808351_412437144_n (1)

FAKTAPERS.COM, Tangerang

Kejadian ini bermula dari keterangan dari seseorang bernama Hendrik yang telah menjadi korban seorang pedagang mobil bekas bernama Husein didaerah Teluk Naga, Tangerang, Banten. Hendrik membeli satu unit kendaraan jenis truk kepada HUsein, setelah Hendrik melihat unit yang hendak dibelinya korban setuju dan sepakat dengan harga yang ditawarkan oleh Husein yang notabene adalah orang kepercayaan Gunawan selaku pemilik Showrom itu, transaksipun akhirnya dilakukan kedua belah pihak dengan melakukan pembayaran melalui transfer, dan pada saat itu juga Hendrik menerima BPKB kendaraan.

Namun pada saat unit kendaraan hendak dibawa Hendrik, HS menyatakan bahwa unit belum bisa dibawa dengan alasan accu kendaraannya tidak ada dan baru bisa diambil sehari kemudian. Keesokan harinya Hendrik yang hendak mengambil truk tersebut ternyata unit sudah raib, ternyata HS mengaku kalau kendaraan yang sudah korban bayar itu sudah hilang dan dicuri orang pada saat diparkir di showroom HS. Namun dalam hal ini korban merasa ada yang janggal dari keterangan keterangan HS yang aneh dan tidak masuk akal.

Dengan perasaan telah ditipu dan dipermainkan akhirnya Hendrik melaporkan kasus ini ke Polsek Teluk Naga guna ditindaklanjuti dan minta keadilan, karena dari pihak showrom tidak mau bertanggung jawab dengan peristiwa tersebut, Gunawan sebagai pemilik showrom juga menghindar pada saat dimintai pertanggungjawaban oleh korban. Namun sampai berita ini diturunkan belum ada tindak lanjut ataupun penanganan dari pihak penyidik Polsek tersebut sehingga korban merasa tidak digubris oleh pihak Kepolisian.

Pihak Polsek Teluk Naga yang dikonfirmasi wartawan faktapers.com juga memberikan keterangan yang mengambang dan terkesan saling melempar tanggung jawab dengan memutar dan memberikan keterangan yang tidak ada kepastian. Kapolsek Teluk Naga yang juga dihubungi oleh wartawan terkesan menghindar dari pertanyaan media dengan alasan sibuk.

Ada kesan menutup-nutupi dan menghindar dari penjelasan pihak Polsek, dari tanggapan-tanggapan pihak terkait itu korban menduga ada permainan mata antara pihak aparat dengan terlapor, dan rencanannya korban akan melaporkan tindakan ini ke Propam Polda Metro Jaya guna memperoleh keadilan yang semestinya. Dengan nada kesal Hendrik menggerutu “Kepada siapa lagi masyarakat akan minta keadilan dan kepastian hukum..? Kalau pihak yang seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat justru terkesan melindungi penjahat, bagaimana dengan hak dan kewajiban kita sebagai warga negara…?pungkasnya

Awi FS/ Wilianto/ Maikhel FP

Most Popular

Recent Comments