Kamis, Juli 29, 2021
BerandaTembaki Warga Sipil, 1 Anggota Brimob Tewas Terkena Bom Molotov DiMaluku Tengah
Array

Tembaki Warga Sipil, 1 Anggota Brimob Tewas Terkena Bom Molotov DiMaluku Tengah

bentrok brimob fakta

FAKTAPERS.COM, Ambon

Bentrok yang terjadi antara Desa Mamala dan Desa Morela, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah Minggu 19/7/2015, ternyata berbuntut panjang dan memakan korban jiwa dari pihak warga sipil maupun aparat kepolisian. Bentrokan bermula dari ditemukannya sesosok mayat yang akhirnya diketahui adalah Arsad Malawat (40) warga Desa Mamala yang tewas dengan luka tembak dan sayatan dihutan perbatasan dua desa tersebut. Akibat kejadian itu menjadikan  konsentrasi masa dikedua belah pihak desa.

Pihak Kepolisian yang sudah mengantongi identitas yang diduga pelaku pembunuhan dengan dipimpin langsung Kapolres Pulau Ambon dan Pulau Laese AKBP Kamaruz Zaman bersama-sama dengan aparat TNI mendatangi Desa Morela guna mencari terduga pelaku pembunuhan. Namun rombongan aparat itu dihadang warga Desa Morela dengan memblokade akses jalan ke desa tersebut.

Tak lama berselang terjadi penyerangan terhadap rombongan Kapolres dengan lemparan batu dan bom molotov kearah aparat. Akhirnya bentrokan tidak dapat dihindari dan aparat membalas dengan rentetan tembakan yang diarahkan terhadap warga yang mengakibatkan beberapa orang warga terluka. Namun justru dari pihak aparat ada jatuh korban, Bripda Faizal Lestaluku terkena lemparan bom molotov tepat di selangkangannya. Nyawanya tidak bisa diselamatkan akibat luka yang cukup parah dan tewas pada saat perjalanan kerumah sakit.

Selain menewaskan Bribda Faisal Lestaluhu, Kapolres yang pada saat kejadian berada dilokasi juga  terluka karena terkena serpihan bom di bagian tangan, dan mengalami luka robek pada pelipis sebelah kiri karena terjatuh saat ledakan. Selain Kapolres, anggota Brimob Polda Maluku, Briptu Fitri Herodes juga mengalami luka robek pada leher sebelah kanan. Sementara, tujuh warga lainnya juga mengalami luka-luka akibat terkena tembakan.

Sampai saat ini Aparat Kepolisian dibantu Prajurit TNI masih mengamankan dan mensterilkan lokasi bentrokan. Aparat terus memburu provokator aksi anarkis ini dan sudah menangkap beberapa ornag yang diduga sebagai orang yang memprovokasi masa.

Soemsel M/Irfandy N /FP

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments