Rabu, Mei 12, 2021
BerandaKejaksaan Lhoksukon Musnahkan Kapal Pukat Harimau
Array

Kejaksaan Lhoksukon Musnahkan Kapal Pukat Harimau

C-IMG_5379
Kejaksaan Negeri Lhoksukon Aceh Utara Bersama Kepolsian, Pengadilan dan Dinas kelautan dan Perikanan Aceh Utara, melakukan pemusnahan barang bukti Kapal Pukat Harimau

 

FAKTAPERS.COM, Lhoksukon.

Kejaksaan Negeri Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara, Selasa (25/08) melakukan pemusnahan terhadap barang bukti Kapal Pukat Harimau (Trawl) KM Rezeki Nawan-2 di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pusong Kota Lhokseumawe. Selain Pukat Harimau, sejumlah barang bukti lainya ikut di bakar bersama dilokasi tersebut.

Kajari LhoksukonT. Rahmatsyah membenarkan bahwa pihaknya beserta instansit erkait  yang terdiri dari unsur Penyidik Polres Aceh Utara, Pengadilan Negeri Lhoksukon, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Utara (DKP), hari ini (Selasa-red) pagi, melakukan pemusnahan sejumlah barang bukti tersebut sebagai tindak lanjut dari putusan pengadilan atas kasus tersebut.

Menurut Rahmatsyah, Awalnya kapal tersebut akan diledakkan ditengah laut, namun karena beberapa bagian kapal yang sudah lapuk dan rusak, dan tidak memungkinkan untuk dibawa ketengah laut”, Bagian fisik kapal sudah tinggal setengah, akhirnya setelah kita koordinasi dengan Panglima Laot dan instansi terkait, kapal kita tarik kepinggir, dan kita bakar didekat dermaga agar tidak dapat digunakan kembali”, jelas Rahmatsyah.

Pemusnahan ini dilakukan setelah vonis dari Pengadilan Negeri Lhoksukon terhadap empat tersangka yang kini dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Lhoksukon dan menjalani hukuman atas kasus tersebut”, Empat terdakwa telah dieksekusi, dan seluruh barang bukti berupa kapal, pukat serta alat lainnya yang disita, seluruhnya telah kita musnahkan hari ini”, jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, aparat Polres Lhokseumawe, senin 2 Februari 2015 sekitar pukul 04.00 Wib. menangkap satu unit kapal ikan yang menggunakan pukat harimau (trawl) di perairan Jambo Aye, Aceh Utara. Selain itu Polisi juga mengamankan sembilan awak kapal termasuk nahkoda bernama Bayhaqi, pemilik kapal dan penjaga mesin kapal.(Mukhlis)FP

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments