Kamis, April 15, 2021
BerandaPengurusan BPJS Kian Membengkak, di Aceh Utara sudah Tembus Angka 6000 Peserta...
Array

Pengurusan BPJS Kian Membengkak, di Aceh Utara sudah Tembus Angka 6000 Peserta Baru

bpjs

FAKTAPERS.COM, Lhokseumawe

Meski masih menuai Pro dan Kontra soal haram tidaknya menjadi peserta Badan Penyelenggara  Jaminan Kesehatan (BPJS), namun hal ini bukan menjadi hambatan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya untuk memperoleh Fasilitas Kesehatan gratis yang dibiaya pemerintah.

Buktinya, sejak resmi diberlakukan 1 Januari Tahun 2014 lalu, masyarakat kurang mampu terus bertambah untuk menjadi peserta BPJS. Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Utara, mengklaim telah mengeluarkan sekitar 6000 surat Rekomendasi bagi masyarakat miskin di Kabupaten Aceh Utara untuk menjadi peserta Badan Penyelenggara  Jaminan Kesehatan (BPJS)”,  ini terhitung tanggal 12 Januari 2015 rekomendasi yang telah kami keluarkan mencapai sebanyak 5945 surat”, Ujar Syahrul Kabid Pengawasan Tenaga Kerja Dinas Sosial dan Mobilitas Penduduk Aceh Utara.

Dijelaskan  Rekomendasi ini, sebagai salah satu syarat bagi peserta baru untuk mendapatkan kartu BPJS agar biaya berobat tersebut gratis”, Peserta BPJS yang baru, terlebih dulu  telah mengantongi surat miskin dari Kepala Desa tempat peserta tinggal, surat rujukan rumah sakit tempat pasien  berobat dan KTP yang bersangkutan,” ini syarat untuk menjadi peserta BPJS baru.

Sementara itu, Irwansyah  Petugas Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kota Lhokseumawe mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah peserta BPJS Baru baik di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, namun diperkirakan telah melebihi angka 10.000 peserta mencapai puluhan ribu peserta”, Tiap hari ada peserta baru yang datang ke kantor, jika syarat administrasinya lengkap, tidak butuh waktu lama dalam pembuatan kartu BPJS tersebut:, ujarnya.

Terkait adanya keluhan peserta BPJS dalam mendapatkan pelayanan medis yang memadai yang jauh dari harapan,  Irwansyah membantah hal itu, karena sealam ini belum ada peserta BPJS yang mengadukan hal tersebut”, Jika pelayanan kesehatan itu tidak memadai, mungkin kami telah terima laporan, namun saat ini laporan masalah buruknya pelayanan kesehatan terhadap peserta belum pernah kita terima”, sebutnya.

(Clisna Lhokseumawe)FP

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments