oleh

Polda Jabar Grebek Hotel dan Tempat Hiburan “Flamingo” Yang Diduga Menjadi Sarang Prostitusi Esek-esek

penggrebekan hotel flamingo

FAKTAPERS.COM, Jawa Barat.

Penggrebekan dilakukan satuan anggota Polda Jabar terhadap Hotel dan tempat hiburan Flamingo di daerah Indramayu, Jawa Barat Selasa dinihari 25/8/2015. Dalam penggrebekan tersebut polisi berhasil mengamankan 10 orang yang diduga karyawan hotel dan wanita penghibur yang diantaranya masih terbilang remaja.

Dari sepuluh orang yang diamankan itu diantaranya Agus Muhamad, Dharna, dan Sadat yang merupakan pihak karyawan manajemen hotel dan tempat hiburan teresebut. Selebihnya anak-anak di bawah umur yang diperkerjakan ditempat esek-esek seperti itu.

Berdasarkan keterangan dari narasumber yang diwawancarai wartawan faktapers.com, pemilik hotel tersebut adalah seorang wanita bernama Hj. Yossi yang merupakan  istri simpanan oknum Kepala Desa di daerah Gunungsari. Diduga oknum Kepala Desa juga ikut membantu berjalannya bisnis haram yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir ini.

hotel flamingo indramayu

Nampaknya wanita penghibur yang masih dibawah umur ini sudah lama menggeluti dunia hitam layaknya penghibur profesional. Maka, sudah jelas pemilik dan penanggung jawab hotel dan tempat hiburan telah melanggar undang-undang perlindungan anak dan human traficking dengan ancaman pidana diatas 15 tahun penjara.

Sampai saat ini Polisi masih terus menelusuri dan mengembangkan penyelidikan bisnis haram tersebut dan akan menindak penanggung jawab dan pemilik tempat hiburan yang  telah merekrut dan memperkerjakan anak dibawah umur. Polisi juga akan menggandeng Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) guna menindaklanjuti kasus bisnis esek-esek tersebut.

(Awi FS/ Wilianto)FP

Komentar

News Feed