Jumat, Juli 30, 2021
BerandaPWI Buru Dan SMPN 5 Namlea Membangun Kesadaran Hukum
Array

PWI Buru Dan SMPN 5 Namlea Membangun Kesadaran Hukum

namlea

FAKTAPERS.COM, Maluku

Persatuan Wartawan Indonesia(PWI)Kabupaten Buru dan SMPN Negeri 5 Namlea menyelenggarakan kegiatan kerja sama membanguan kesdaran hukum dikalangan Pelajar Se Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru Rabu Kemarin 29/7 2015 berlangsung di Aula Kantor SMPN 5.

 

Kegitan itu menghadirkan Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi, Spi, MM sekali gus membuka acara itu, Kajari Namlea, Kadis Pendidikan, Kepsek SMP Se Kecamatan Namlea, Pengurus PWI Buru dan melibatkan perwakilan siswa SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

namlea2

 

Ketua paniti,La Rasidi, SPd Dalam laporan Mengatakan, kegitan kerja sama yang dislenggarakan antara PWI Buru dengan SMP Negeri 5 Namlea ini dengan Thema: Membanguan kesadaran hukum dikalangan pelajar Se Kecamatan Namlea, Hal ini dilaksanakan Kata La Rasidi, Karena banyak terjadi kejahatan dan pelanggaran yang menimpa Siswa, SD, SMP, SMA dan Mahasiswa.

 

Untuk itu pelaksanaan pembawa materi pada hari ini yaitu Bapak Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi, Spi, MM bersama Kejaksaan Negeri namlea yang diwakilkan Bapak Tenly yang membidangi Fungsional” Ucap Rasidi dalam laporannya.

 

Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi saat membawa makalah Mengatakan, Saat ini dikota namlea dan sekitarnya baknyak remaja- remaja di kota ini remaja ogal-ogalan membuat pelanggaran, bahkan tidak mentaati hukum, hal ini dicontohkan, Remja saat mengendarai Sepeda Motor maupun Roda Empat tidak mentaati rambu- rambu lalulintas yang sudah terpasang di sudut jalan.

 

Selain itu juga Lanjut Umasugi,bila mana lapo merah yang sudah terpasang, bulum ada ada perintah jalan Red Lampo Hijau) Remaja tersebut sudah menerobos lampo merah, olehnya itu dengan momentum ini dan materi yang disajikan kiranya remaja maupun pelajar yang mengikuti kegitan tersebut dapat mensosialisasikan kepada teman- teman dilingkup sekolah yang ia tempatinya.

namlea3

Tujuan hukum Kata Bupati, Hukum adalah Panglima dimana hukum itu telah mengatur dan  mengantarkan segala larangan yang sudah digariskan dalam UU, olehnya itu apabila tidak mentaati hukum akan dikenakan sangsi, olehnya itu Pelajar wajib sadar dan mentaati hukum, karena hukum itu sudah tertuang dalam hukum pidanadan, bila mana Kita berbuat baik dan mentaati hukum maka, 10 tahun kedepan kita semua bisa rasakan manfaatnya” Ujarnya.

 

Sementara itu Jaksan Fungsional yang menangani Narkotika pada Kejasaan Namlea, Tenli Mengatakan, Dalam kurun waktu 1 tahun Saya bertugas di Kabupaten ini, Saya telah menangani 10 Perkara pelanggaran Narkotika, karena konsumsi narkoti itu adalah Zat yang berbahaya bagi manusia yang mengkonsumsi barang haram tersebut.

 

Pengunaan Narkotika Kata Tenly banyak terjadi dikalangan anak- anak muda menyebabkan hilng kesadaran, dimana anak muda yang suka mengkonsumsi barang haram ini akan merusak tubuh kita dan juga mempengaruhi kepada teman yang belum merasakan barang haram tersebut, Bahkan teman yang suka mengkonsumsi barang tersebut sering mengjak dan pengaruhi teman lain saat itu lagi Stres dengan mudah untuk mengkonsumsi barang tersebut (Usman Tasidjawa).FP

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments