Kamis, Mei 13, 2021
BerandaSoal Eksekusi Dua Warga Rohingnya, Imigrasi Tunggu Intruksi Dirjen Pusat
Array

Soal Eksekusi Dua Warga Rohingnya, Imigrasi Tunggu Intruksi Dirjen Pusat

M. AKMAL, KEPALA IMIGRASI LHOKSEUMAWE

FAKTAPERS.COM, Lhokseumawe.

Eksekusi Dua Pengungsi Rohingnya dari Desa Blang Adoe Aceh Utara ke Kantor Imigrasi Kelas II, akan dilakukan kembali setelah adanya Intruksi dari Direktur Jenderal Keiimigrasian pusat untuk memeriksa Kedua oknum yang telah melakukan berbagai tindakan provokatif yang berujung tidak kondusifnya dilokasi penampungan tersebut.

Kepala Imigrasi Lhokseumawe, M.Akmal, Kamis (20/08). Kepada FaktaPers, menjelaskan, keduanya tetap akan dibawa ke Kantor Imigrasi Lhokseumawe guna dimintai keterangan terkait sikap dan aksi keduanya yang mengundang berbagai masalah di lokasi pengungsian”,. Sementara ini kita tidak eksekusi dulu, kami akan tunggu intruksi Dirjen Pusat, karena tidak bisa dilakukan mengingat situasi dilapangan yang belum memungkinkan”, ungkap Akmal

Menurutnya kedua oknum Rohingnya ini masing-masing Husein dan Rosyid telah membuat suasana yang tidak sehat dilokasi penampungan, keduanya sering melakukan tindakan provokatif terhadap petugas, dan juga menimbulkan berbagai masalah dengan warga di sekitar lokasi pengungsian.

Atas kesepakatan bersama antara Pihak Pemda Aceh Utara, International Organitation For Migration (IOM) telah sepakat untuk membawa kedua Rohingnya ini dari lokasi penampungan”, Kemarin ketika kami bawa kita dihadang, untuk menghindari aksi yang tidak diinginkan, kami menahan diri dulu dan menunggu waktu yang tepat”, katanya.

Tetapi lanjut Akmal, Upaya Eksekusi keduanya dipastikan tetap dilakukan,  bahkan pihak Dirjen Imigrasi telah bekoordinasi dengan unsur Kepolisian dalam membahas masalah ini”, Kita berharap, tingkah pengungsi ini jangan sempat menimbulkan image buruk terhadap pemerintah, dan jangan ada pihak-pihak lain yang sengaja memprovokasi pengungsi untuk membuat suasanan gaduh dalam proses pelayanan yang sealam ini kita berikan”, ungkapnya.

Para Pengungsi yang kini ditampung di shelter yang dibangun pihak Aksi Cepat Tanggap Lembaga Kemanusian itu, telah menyebakan ketidakstabilan pelayanan dan kondisi lingkungan warga sekitar mulai terusik dengan tingkah dan kelakukan mereka.Namun ketika mereka ditempatkan di Lokasi penampungan Balai Latihan Kerja Keberadaan mereka sangat terkontrol dan  tidak ditemukan aksi-aksi yang negatif  yang menambah beban pemerintah dalam mengurusi mereka.

(Muchlis Lsm)FP

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments