Kamis, Juli 29, 2021
BerandaPolsek Teluk Naga Terkesan Lamban dalam Menangani Kasus Perampokan dan Pembunuhan Istri...
Array

Polsek Teluk Naga Terkesan Lamban dalam Menangani Kasus Perampokan dan Pembunuhan Istri Juragan Sembako

sketsa wajah pelaku
Sketsa Wajah Terduga Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Isteri Juragan Sembako

FAKTAPERS.COM, Tangerang.

Mungkin kita sudah lupa dengan pemberitaan mengenai kasus pembunuhan dan perampokan istri juragan sembako pada saat siang bolong Rabu 20 Mei 2015. Namun tidak dengan Yap Kim Lai (37) yang tidak lain adalah suami korban Mellina (35) yang menjadi korban dan perampokan pada hari itu. Korban tewas dengan mengenaskan akibat dianiaya kawanan perampok dengan mengunakan linggis dan benda tumpul dibagian kepala.

Diketahui bahwa pada saat itu di Jalan Raya Kosambi Timur, No. 8, RT 10/04, Kecamatan Kosambi, Tangerang, Banten, telah terjadi perampokan yang disertai pembunuhan pada siang hari yang mana mengakibatkan korban tewas akibat penganiayaan kawanan perampok yang menyatroni toko sembako milik Yap Kim Lai yang pada saat kejadian tidak berada ditoko dan saat itu istrinya yang menjaga toko miliknya.

Korban yang pada saat itu sendirian tiba-tiba didatangi beberapa orang laki-laki yang pura-pura belanja ke toko tersebut dan kawanan itu melakukan aksinya pada saat suasana sepi dan toko disekelilingnya sedang istirahat siang. Saat kembali suami korban menemukan isterinya sudah terkapar bersimbah darah dengan luka dikepala akibat pukulan benda tumpul dan langsumg membawa lari korban kerumah sakit BUN Kosambi, karena kurangnya peralatan medis pihak rumah sakit merujuk korban ke rumah sakit Husada Insani Cipondoh, tetapi nyawa istrinya sudah tidak tertolong.

baca juga “Polsek Teluk Naga Lamban Tangani Laporan Kasus Pencurian”

Polisi pada saat itu sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara  (TKP) dan melakukan penyelidikan kepada beberapa orang saksi termasuk suami korban sendiri dimintai keterangan dengan kronologi kejadian itu. Polisi juga sudah mendapatkan sketsa pelaku pembunuhan dan perampokan keji tersebut namun sampai saat ini belum dapat menangkap pelaku kejahatan itu dan hingga kini masih bebas berkeliaran.

Pihak kepolisian Sektor Teluk Naga yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Suyatno yang saat itu menangani kasus ini terkesan lamban dan tidak serius untuk mengusut tuntas kasus ini. Korban naas meninggalkan 3 orang anak yang salah satunya masih balita membuat suami korban terpukul dan masih berharap pelaku dapat segera ditangkap guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Namun sampai saat ini seolah-olah harapan suami korban dan anak-anaknya sirna, karena sudah lebih dari 3 bulan kasus ini belum ada kemajuan maupun titik terang dari pihak kepolisian tentang perkembangan kasus yang sempat menjadi bahan perbincangan warga Kosambi dan sekitarnya itu.

Rencananya pihak suami dan keluarga korban akan terus melakukan upaya hukum guna memperoleh keadilan, dan aparat hukum dapat menangkap pelaku pembunuhan terhadap orang yang mereka sayangi. Dalam hal ini pihaknya akan melanjutkan kasus ini kepihak Polres Tiga Raksa dan Propam Polda Metro Jaya yang menaungi wilayah hukum Polsek Teluk Naga, Tangerang, Banten bila diperlukan. (Reno / Maikhel)FP

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments