oleh

PR Buat Walikota Tangerang – Banten

-Daerah-405 views

pemkot tangerang

FAKTAPERS.COM, Tangerang.

Program pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang sampai saat ini masih berjalan, Akan tetapi masih ada beberapa titik  lokasi yang hingga kini belum tersentuh penanganan oleh pihak-pihak yang memiliki tanggung jawab terhadap penyelesaian proyek tersebut.

Seperti yang terjadi dijalan Maulana Hasanudin, Ampera Raya, sampai dengan simpang tiga Cipondoh Tangerang atau lebih tepatnya 100 meter dari rel kereta api yang sampai saat ini proyek tersebut masih mangkrak dan terputus karena masih ada beberapa rumah warga yang belum dibebaskan lahannya. Akibatnya jalan tersebut terlihat aneh dan sering mengakibatkan kemacetan bagi kendaraan yang melintasi sepanjang jalan yang seharusnya menjadi dua jalur tersebut.

Tidak diketahui secara pasti penyebab terhentinya proyek yang mengunakan dana APBD Provinsi Banten yang hingga kini tidak jelas kapan akan terselesaikan. Diduga Pemkot terkesan tidak serius dan lamban menangani permasalahan yang menjadi akibat tersendatnya pembangunan jalan yang menjadi akses utama masyarakat guna mengurangi masalah kemacetan.

102_0016
Foto Kondisi Sungai Wilayah Tangerang

Ditempat terpisah yang seharusnya diperhatikan oleh Pemkot Tangerang adalah sungai yang mengalir disepanjang Jalan Raya Daan Mogot atau lebih tepatnya diperbatasan antara wilayah DKI Jakarta dengan Tangerang. Terlihat jelas perbedaan progres pengerjaan tersebut, yang mana keadaan sungai untuk wilayah DKI Jakarta terlihat sudah dilakukan pembersihan dan pengerukan sehingga sudah terbebas dari sampah dan lumpur dikedalaman sungai.

102_0011
Kondisi Sungai Wilayah DKI Jakarta

Namun pemandangan sangat berbeda apabila melihat disisi wilayah Tangerang yang terlihat kondisi sungai yang masih penuh dengan tumpukan sampah dan pendangkalan kedalaman sungai yang terlihat begitu parah dengan banyaknya tumbuhan liar dan dipenuhi dengan sampah rumah tangga yang membuat sungai terkesan kumuh akibat belum ada penanganan dari pihak setempat.

Masyarakat mengharapkan adanya perhatian dan upaya pembersihan terhadap sungai tersebut, terlebih lagi menjelang musim penghujan yang mana warga masyarakat yang selalu dihantui banjir dan menjadi musibah tahunan yang tidak kunjung ada penanggulangan. Dalam hal ini perlu perhatian serius dari instansi terkait yang berkewajiban menangani permasalahan tersebut. Tidak terkecuali kepada Gubernur Provinsi Banten, Rano Karno agar dapat meninjau langsung lokasi-lokasi rawan bencana maupun rawan kemacetan agar segera memerintahkan seluruh jajaranya, khususnya Pemkot Tangerang untuk lebih serius menangani permasalahan-permasalahan yang akan terjadi menjelang musim penghujan.

(Singgih / Waryatin)FP

Komentar

News Feed