oleh

Prostitusi Flamingo: Polda Jabar Tetapkan 3 Orang Tersangka, Pemilik Hotel Terkesan Kebal Hukum

hotel flamingo indramayu
Hotel Flamingo Yang Berlokasi Jl. Raya By Pass, Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat

FAKTAPERS.COM, Jawa Barat.

Melanjutkan kasus prostitusi yang terjadi dihotel Flamingo yang diberitakan faktapers.com sebelumnya, Jajaran Polda Jawa Barat telah menggrebek Hotel Flamingo Selasa dinihari 25/8/2015 di Jl. Raya By Pass, Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, yang mana dari hotel itu menangkap 11 orang yang diduga menjalankan praktek prostitusi yang melibatkan anak-anak remaja dibawah umur. Dari penangkapan itu juga polisi menyita beberapa barang bukti yang berupa 2 buku raport SD, 1 stel seragam pemandu lagu, dan satu stel seragam teraphis.

Dari kesebelas orang itu kini Polisi menetapkan tiga orang menjadi tersangka yang diduga adalah manajer hotel dan spa dan juga pengelola hiburan tersebut yaitu M. Agus Sugiarto, Darma, dan Anwar Sadat yang ketiganya dijerat dengan Pasal 88 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara atau denda maksimal 6 miliar rupiah.

baca juga “Polda Jabar Grebek Hotel dan Tempat Hiburan “Flamingo” Yang Diduga Menjadi Sarang Prostitusi Esek-esek”

 

Sebagaiman diberitakan sebelumnya pada saat penggrebekan tersebut juga diamankan 8 wanita pekerja tempat hiburan dan spa tersebut yang beberapa orang diantaranya masih dibawah umur dan belum semestinya bekerja ditempat hiburan yang mana diduga telah mengeksploitasi ekonomi atau seksual anak-anak dibawah umur dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dilakukan pihak pengelola ataupun pemilik hotel dan tempat hiburan itu.

Polisi yang menetapkan ketiga tersangka sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus ini dan bukan tidak mungkin akan muncul nama-nama tersangka baru yang terlibat dalam lingkaran bisnis haram tersebut dan akan mengusut tuntas orang-orang yang bertanggung jawab dibelakangnya.

Seperti diketahui, pemilik Hotel Flamingo yang sebelumnya disebut-sebut adalah Hj. Yossi yang diduga memiliki hubungan asmara dengan oknum Lurah Gunungsari yang bernama Karmadi dan kabarnya telah menikah sirih. Sampai saat ini kedua orang yang dianggap bertanggung jawab dengan kasus ini masih melenggang bebas dan belum tersentuh hukum.

Terlepas dari permasalahan itu polisi akan terus mengusut tuntas kasus prostitusi yang melibakan anak dibawah umur ini dengan akan dipanggilnya beberapa orang saksi yang diduga akan menjadi saksi kunci untuk mengungkap siapa-siapa orang yang lebih bertanggung jawab dengan kasus tersebut. Diharapkan Institusi Kepolisian bersikap netral dan tidak tebang pilih guna memberi perlindungan kepada setiap warga negara yang menginginkan keadilan dan hak hukum sebagai warga negara.

(Awi FS / Wilianto / Sormsel M)FP

Komentar

News Feed