oleh

Sidang Mafia Sabu Aceh Sindikat International, Empat Terdakwa Satu Keluarga di Vonis Hukuman Seumur Hidup

 

terdakwa narkoba
Nani Andriani, 39 (tahun), warga Gampong Jawa Tengah, Kecamatan Langsa Kota, Langsa, salah satu dari empat terdakwa kepemilikan Sabu seberat 14,4 Kg, Kamis (10/09) dikawal dua Polisi Wanita saat menuju ruang sidang pengadilan Negeri Lhoksukon. Empat terdakwa dituntut hukuman seumur hidup (foto Mukhlis)

FAKTAPERS.COM, ACEH UTARA.

Sidang satu keluarga mafia sabu Aceh sindikat International yang menjerat 4 terdakwa yang berlangsung Kamis (10/09) di Pengadilan Negeri Lhoksukon Aceh Utara berlangsung tertib, akhirnya Jaksa Penuntut Umum menuntut 4 (empat) terdakwa dengan hukuman mati. Namun sidang hari ini, pada terdakawa akhirnya menerima vonis hakim yaitu hukuman seumur hidup, sementara JPU menyatakan pikir-pikir atas vonis majelis hakim ini.

Sidang yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB siang dan berakhir pukul 16.26 sore itu mendapat pengawalan sejumlah aparat Kepolisian dari Mapolres Lhoksukon, yang sejak pagi telah berada di lokasi berlangsungnya sidang. Keempat terdakwa yang dihadirkan ke ruang sidang merupakan satu keluarga diantaranya terdiri dari Herman 48 (tahun), warga Gampong Sungai Paoh, Kecamatan Langsa Barat, Langsa, Ayah dan anak, Ramli 49 (tahun) dan Muzakir, 20 ( tahun) warga Gampong Caleuk Geulimah, Kecamatan Idi Rayek, Aceh Timur. Selain itu seorang wanita  Nani Andriani, 39 (tahun), warga Gampong, Jawa Tengah, Kecamatan Langsa Kota, Langsa adalah  istri Ramli dan ibu tiri Muzakir.

Pada proses persidangan ini, putusan dibacakan secara bergilir oleh para majelis hakim. Sidang pertama dimulai pada pukul 11.45 wib dan berakhir pada pukul 12.20 WIB menghadirkan  terdakwa Herman Bin Husen (48) Tahun . Pada pembacaan amar putusan itu, majelis hakim yang diketuai   Zainal Hasan, SH dan hakim anggota Teuku Almadian, SH, serta Wisnu Suryadi SH, sementara dari Jaksa Penuntut Umum (JPU)‎ hadir Fahmi Jalil, SH, Feriyando SH dan Idham Kholid Dolay, SH.

Dalam amar putusan itu, sesuai fakta yang terungkap dalam persidangan, perbuatan terdakwa terbukti melanggar hukum dengan kepemilikan barang bukti berupa narkotika seberat 14,4 kilogram serta menjadi terbukti menjadi perantara jual beli narkotika jenis sabu dari Malaysia ke Aceh. Dalam sidang ini, Majelis Hakim langsung memvonis terdakwa dengan hukuman seumur hidup.

Selanjutnya  Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon Aceh Utara, dipimpin ketua Zainal Hasan, SH dan hakim anggota Teuku Almadian, SH serta Wisnu Suryadi, SH.

Jaksa Penuntut Umum (JPU)‎ hadir Fahmi Jalil, SH, Feriyando, SH dan Idham Kholid Dolay, SH juga menvonis Muzakir (20) dalam perkara sabu-sabu  seberat 14,4 Kg dengan hukuman seumur hidup.

Sidang ketiga dimulai pukul 14.45 WIB dipimpin‎ majelis hakim ketua Zainal Hasan, SH dan hakim anggota Teuku Almadian, SH serta Wisnu Suryadi SH. Jaksa Penuntut Umum (JPU)‎ hadir Fahmi Jalil, SH, Feriyando, SH dan Idham Kholid Dolay, SH. Dalam pembacaan amar putusan itu, hadir terdakwa ketiga adalah Nani Andriani, 39 (tahun), warga Gampong Jawa Tengah, Kecamatan Langsa Kota, Langsa .Dalam pembacaan amar putusan itu, terdakwa juga dituntut hukuman seumur hidup dalam dakwaan dan tindak pidana yang sama. Selanjutnya sudang terakhir menghadirkan terdakwa Ramli 49 (tahun) nelayan asal Aceh Timur ini juga di vonis dengan hukuman seumur hidup.

Kepada para terdakwa, hakim memberikan batas waktu selama sepekan baik kepada terdakwa apakah menerima putusan itu atau mengajukan banding, serta kepada Jaksa Penuntut Umum dari Kantor Kejaksaan Negeri Lhoksukon, apakah akan mengajukan banding atau menerima putusan ini.

Seperti diberitakan, empat mafia narkoba jenis sabu-sabu (SS) termasuk Herman diyakini menjadi bagian dari jaringan internasional yang diringkus aparat Polri dan TNI di kawasan Desa Cempeudak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara dengan barang bukti 14,4 kg sabu-sabu.

Mereka melakukan transaksi di dalam satu unit mobil jenis Xenia Nopol 968 F berwarna hitam. “Saat ditangkap oleh dua orang petugas tersebut, petugas menemukan barang narkoba jenis sabu seberat 14.440 gram dari tangan tersangka.

(Mukhlis)FP

Komentar

News Feed