Kamis, Mei 13, 2021
BerandaPekerjaan Jalan Setapak Desa Ohilahin  Amburadul dan Diduga Berbau Korupsi
Array

Pekerjaan Jalan Setapak Desa Ohilahin  Amburadul dan Diduga Berbau Korupsi

buru 2FAKTAPERS.COM, Namlea.

Pekerjaan pembangunan jalan setapak di Desa Ohilahin, Dusun Baman dan Dusun Ulatra Malahin, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru tahun anggaran 2015 yang dibiayai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku dan Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemerintah Pusat pekerjaan tersebut aburadul dan diduga berbau korupsi.

Pasalnya pekerjaan tersebut selain belum rampung, mutu dan kualitas pengecoran tidak terjamin alias campuran sangat mudah retak, lagi pula pengecoran ketebalan lantai berkisar 10 Cm,sementra meleset dari pada bestek / gambar yang ada. Demikian dikatakan sumber berita terpercaya.

Ia juga meminta kepada petugas PU Provinsi maupun Inspektorat Kabupaten Buru untuk dapat meninjau kembali pekerjaan yang ada di Desa Ohilahin sekaligus memeriksa Kades Sarif Nurlatu dan pihak pendamping” tegasnya.

Sementara ditempat terpisah saat dihubungi faktapers.com, Kades Ohilahin, Sarif Nulatu kepada wartawan mengatakan, “pembanguan jalan setapak yang Beta bangaun yang didampingi pihak pendamping itu sudah sesuai dengan RAP / Bestek”. ungkapnya.

Kemudian lanjut Kades, jalan stapak di Desa Ohilahin yang kami sudah bangun semuanya berjumlah 210 meter, termasuk Dusun Baman 200 meter, dan Dusun Utara Malahin 260 meter, anggaran itu bersumber dari PU Provinsi Maluku berjumlah 250 juta dan ADD Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Kabupaten Buru berjumlah 80 juta.

Pekerjaan jalan setapak yang kami bangun kata Nurlatu, sudah sesuai Bestek/ RAP dimana pengecoran lantai ketebalan setebal 20 cm, namun saja masih sedikit pekerjaan yang belum rampung yaitu pekerjaan saluran dan waktu deka,t kata Kades sisa pekerjaan tersebut akan diselesaikan”. Ujarnya.

Selain itu juga tambahnya, ada bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten Buru berupa ADD tahun 2015 yang kami terima berjumlah 50 juta, namun anggaran itu kami gunakan untuk membangun Kantor Desa dengan anggaran yang terpakai berkisar 15 juta, sementara sisa 35 juta rupiah akan disalurkan kepada organisasi Karang Taruna, PKK, Posyandu, TPQ, honor sataf desa, BPD, Kepala Dusun,, Ketua RT dan honor Imam / Pemuka Agama”. Kata Kades Ohilahin.

(Usman Tasidjawa)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments