oleh

Program Peningkatan Jalan dan Jembatan Hulim Kec. Sosopan Takkan Lama Bertahan Diduga Sarang Korupsi

-Daerah-273 views

Bina marga UPT-GUNUNG TUA

FAKTAPERS.COM, Padang Lawas.
Pembangunan jembatan jalan Aek Hulim pada ruas jalan Provinsi KM.150 (Sosopan) Sibuhuan di Kabupaten Padang Lawas, diduga Sarat Korupsi dan pengurangan volume material bangunan. Proyek ini bersumber dari dana APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015. Dengan masa pelaksanaannya selama 180 hari, konsultan supervisi PT.ARTEK UTAMA ENG.CONSULTAN, Penyedia CV.RAZASA AGUNG. Dengan nilai kontrak Rp.2.327.157.000, sesuai dengan plang merek 180 hari kalender diprediksi asal siap.sehingga tercium bau KKN.

Berdasarkan pengamatan awak media beserta team DPD DCW SUMUT sewaktu berada di lokasi jembatan Aek Hulim, proyek jembatan jalan ini hanya asal jadi. Sehingga nantinya dikhawatirkan akan mengakibatkan adanya longsor di pemukiman masyarakat sekitarnya. Diduga pengerjaan jembatan jalan ini tidak sesuai dengan yang diharapkan karena adanya pengurangan bahan material bangunan, diantaranya seperti pengurangan volume bestek.

Bronjong jembatan jalan akan runtuh klau kuda2 tak ada      ketahanan

Salah seorang warga Aek Hulim Hakim Rambe berkata “Kami sangat khawatir akan datangnya hujan deras yang akan mengakibatkan longsornya rumah warga sehingga beliau sangat kecewa akan pelaksanaan kerja Cv.Razasa Agung  yang bekerja asal cepat selesai. Sementara dana yang di turunkan pemerintah provinsi sangat besar tapi hasil pekerjaannya buruk ”.

Menaggapi laporan dari warga, Ketua DPD DCW Sumatera Utara Firman Efendi serta Team Investigasi Lapangan Duta Corruption Watch sangat mengecam keras dengan hasil pekerjaan jembatan tersebut yang bisa berdampak buruk bagi masyarakat.

Diduga bos proyek ini melakukan hal demikian untuk memperkaya diri sendiri dengan meraih untung sebanyak-banyaknya. Untuk itu ditegaskan ketua DPD DCW Sumut sebagai kontrol sosial terhadap pembangunan yang bersumber dari dana pemerintah APBN-APBD-DAK-DAU-BOS dan lain sebagainya. “Demi membuahkan hasil yang setimpal dalam pembangunan apapun yang ada, dan Jika kami menemukan kejanggalan terhadap pelaksanaan proyek-proyek pemerintah tersebut, kami akan bawa ke pihak aparat hukum yang ada” ujar Firman Efendi.

Team DCW sumut juga meminta konfirmasi kepada Dinas Bina Marga UPT-Gunung Tua di Jalan perwira No.55 Gunung Tua. Namun, menurut staff nya kepala UPT-Bina Marga tak dapat di temui dikarenakan sedang berada di luar Kota.

(FF/ Abd Jalil)

Contak Pengaduan Masyarakat : 0812-6362-3003/0813-9624-9052

Komentar

News Feed