Rabu, Maret 3, 2021
Beranda Gunung Botak Ditutup, Masih Ada Bau Amis Tromol dan Tong Beroperasi Pada...
Array

Gunung Botak Ditutup, Masih Ada Bau Amis Tromol dan Tong Beroperasi Pada Malam Hari

1

FAKTAPERS.COM, Namlea.

Gunung Botak merupakan penghasil pasir dan batuan yang berkadar emas, kini lokasi tersebut telah dimbil langkah Pemerintah Provinsi Maluku, sesuai instruksi Presiden RI, Joko Widodo untuk tambang ilegal tersebut harus ditutup.

Walaupun Penutupan tambang ilegal LEABUMI/Gunung Botak berlangsung Sabtu Kemarin 14/11 2015 untuk menghindari terjadi obat keras Sianidar yang bertebaran di pelosok Bumi Bupolo, namun ada dugaan terjadi Bau Amis dimana sejumlah Tromol dan Tong mulai beroperasi pada malam hari saat masyarakat di sekitarnya sedang beristirahat.

3 2

Hasil penyulusuran wartawan, ada sejumlah Tromol dan Tong  yang berlokasi di Kecamatan Waeapo, Lolong Guba dan Kecamatan Waealat terlihat puluhan sampai ratusan, bahkan ribuan karung material pasir yang berkadar emas masih tertumpuk di samping lokasi Tong maupun Tromol yang siap beroperasi pada malam hari.

Bahkan wartawan menemukan ribuan karung material yang berda di lokasi belakang Desa Wanakerta Unit 16 bersamaan dengan dua Tong penghancur pasir berkadar emas, kemudian di Desa Waekasar Kecamatan Waeapo kini sedang dalam pengolahan limbah pasir yang berkadar emas, hal ini perlu ada langkah tegas dari Pemerintah Daerah.

4 5

Sementara itu ada sejumlah tong yang juga beroperasi pada malam hari bahkan ada tong milik Daeng Opik pada lokasi unit 11 secara terang-terangan melakukan operasi pada siang hari, hal ini Daeng Opik berlawanan bahkan menantang instruksi larangan Pemerintah Daerah, oleh karena itu perlu diberikan sangsi keras kepada pemilik tromol maupun Tong yang sengaja melakukan aktivitas baik itu pada malam hari maupun siang hari.

Sementara ditempat terpisah, Kepala Dinas Pertambangan Dan Energi Sumberdaya Manusia Kabupaten Buru, Ir Hi Masri Bugis mengatakan, pembersihan dan pengosongan lokasi Gunung Botak saat ini, tidak ada lagi kegitan pengolahan Tong dan Tromol di kabupaten ini, bila ada yang melakukan aktivitas maka yang bersangkutan akan dikenakan sangsi.

Kita lakukan ini kata Masri, dengan pengosongan lokasi Gunung Botak dan lokasi tambang Gogorea, maka ada 5 Kopersi yang yang sudah sepakat berdasarkan kelengkapan administrasi, siap beroperasi dilokasi Gunung Botak dan lokasi Gunung Gogorea, sementara ada 13 Koperasi saat ini mengurus izin di Pemerintah Provinsi Maluku”. Kata  Kadis Pertambangan & ESDM Kabupaten Buru.

(Usman Tasidjawa)FP

Most Popular

Recent Comments