oleh

Aspal Baru Satu Malam Sudah Kopak Kapik, Proyek Jalinsum Aeknabara Berbau Korupsi

-Daerah-261 views
IMG_20151216_160540
Proyek Jalan dan Jembatan Jalinsum Sibuhuan menuju ke Gunung Tua, Desa Aekrappa, Kecamatan Aeknabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas terkesan asal-asalan dan berbau korupsi

FAKTAPERS.COM, Palas.

Pembangunan jembatan di Jalinsum Sibuhuan menuju ke Gunung Tua tepatnya di Desa Aekrappa, Kecamatan Aeknabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas terkesan asal-asalan dan berbau korupsi bestek. Pengaspalan infrastruktur jalan yang baru saja dilakukan beberapa hari, kondisinya sudah rusak dan terlihat sepanjang badan jalan aspalnya banyak retak, sehinga batu  dan aspal tidak menyatu. Ungkap Ziksone (48) warga sekitar lokasi kepada faktapers.com Selasa (18/12).

Aspal badan jalan rontok, tidak lengket dan mudah tergerus, akhirnya kondisinya  pecah dan berderai disana-sini, hal itu menimbulkan dugaan dan spekulasi keras terhadap pimpinan proyek dan pemborong yang saling bekerjasama dalam mencari keuntungan pribadi dan kelompoknya.

IMG_20151216_160031
Kondisi proyek jalan banyak retak akibat pengaspalan yang asal-asalan

Proyek Jembatan yang sekaligus pengaspalan yang merupakan salah satu infrastruktur pendukung dalam lajunya perekonomian wilayah sangat di tunggu masyarakat, namun  yang terjadi malah merugikan uang negara dan menambah penderitaan bagi masyrakat.

Masyarakat berharap  jembatan dan aspal baru  ini dapat berguna dan bermanfaat bagi peningkatan taraf hidup mereka, akibat kurangnya pengawasan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Binamarga, sedangkan kucuran dana APBD melalui tender, baik pelaksana maupun pengawas, sementara UPTD Binamarga gunung Tua sama sekali tidak berperan dalam kepengawasan proyek tersebut.

“ Saya minta agar jalan ini diperbaiki ulang, karena baru beberapa hari aspal jalan sudah rusak, apalagi sekarang ini di zaman keterbukaan publik, kami juga harus tahu tentang angaran yang di gunakan, karna semenjak di mulai pengaspalan badan jalan tidak ada papan plang proyek yang di kerjakan”. Jika tidak di perbaiki kami akan melaporkan kepada pihak hukum untuk mengaudit hasil pekerjaan yang di lakukan pemborong. Lanjut Ziksone.

“ Jalan masih baru ko sudah rusak, kalau begini  kami sebagai masyarakat yang rugi, karena pemerintah mengalokasikan dana guna kepentingan dan kemajuan warga, dan bukan menambah kesulitan. Untuk itu kami minta kepada pemerintah Provinsi  Sumatera Utara melalalui dinas terkait untuk segera memangil pemborong,untuk memperbaiki kondisi jalan ini. “ tegasnya melalui wartawan

Seorang narasumber yang mengaku salah satu Kades  di Kecamatan Aeknabara Barumun yang juga pengguna Jalinsum ini mengatakan, tidak selayaknya jalan aspal yang baru di kerjakan dalam waktu malam saja sudah kopak kapik seperti roti, jalan pengaspalan ini termasuk  perdana di dunia, seperti tidak ada kerjaan aja, buang-buang waktu kita saja, untuk apa kita bayar pajak kalau uangnya hanya di buang.

Tambahnya pemborong kalau tidak salah bermarga Pohan, menurutnya pekerjaan yang dikelola olehnya tidak pernah bertahan lama, bahkan ada juga yang masih hitungan hari sudah bonyok, seperti jalan yang ada di daerah Bahal, sama bang, seperti itu juga, sudah hancur. Pungkasnya.

(Robert Nainggolan)FP

Komentar

News Feed