Jumat, Maret 5, 2021
Beranda Dapat Kucuran Dana Dari APBK, Kajari Malah Ngaku Tidak Tahu
Array

Dapat Kucuran Dana Dari APBK, Kajari Malah Ngaku Tidak Tahu

Kajri Aceh Utara
Kepala Kejaksaan Negeri Lhoksukon, T.Rahmatsyah.

FAKTAPERS.COM, Lhokseumawe.

Pemkab Anggarkan Rp 8,167 Miliar Untuk Mobil Pejabat Teras.

Kepala Kejaksaan Negeri Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara mengaku tidak tahu, jika salah satu lembaganya mendapat kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Perubahan Tahun 2015 untuk pembelian mobil dinas baru senilai Rp 500 juta rupiah dari total Rp. 8 miliar lebih yang dianggarkan pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Selain Kejaksaan, tiga instansi vertikal lain masing-masing Pangkalan Angkatan Laut Lhokseumawe (LANAL), Mapolres Kota Lhokseumawe, dan Mapolres Aceh Utara ikut kecipratan bantuan hibah dari pemerintah Aceh Utara. Padahal sebelumnya telah memicu aksi protes dari mahasiswa, ironisnya dana tersebut tetap di sahkan. Sejumlah elemen masyarakat menyesalkan sikap Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Utara yang menyetujui hal tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Lhoksukon, T.Rahmatsyah yang dikonfirmasi ikhwal kebenaran akan hal itu mengaku tidak mengetahuinya, bahkan kabar tersebut baru diketahui dari media massa. ” Saya tidak tahu”, Ujar Rahmatsyah, Kamis (3/12) via telepon selulernya menjawab pertanyaan Fakta Pers.

Ketika didesak, apakah pihaknya pernah mengusulkan proposal ke Pemkab Aceh Utara untuk pembelian mobil dinas baru, lagi-lagi Rahmatsyah mengaku tidak tahu. ”Lon Han Lone teupu (saya tidak tahu-red)”, ujarnya dalam logat bahasa daerah, seraya memutuskan sambungan telpon karena sedang rapat.

Sedangkan dalam Permendagri no. 32 tahun 2011 Tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, tentunya harus melalui mekanisme salah satunya adanya proposal yang diusulkan oleh instansi/lembaga penerima bantuan.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe yang ditanyai hal itu via Whats APP tidak membalas pesan yang dikirimkan wartawan Fakta Pers. Namun, dalam data alokasi yang diterima dari sekretariat DPRK Aceh Utara, Dua Mapolres ikut mendapat bagian dari dana perubahan ini.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengalokasikan dana Rp. 8,167 Miliar untuk pengadaan 28 unit mobil dinas baru. Empat mobil untuk intansi vertikal Rp. 1,875 miliar, lima mobil camat Rp. 1,224 miliar, mobil untuk badan, dinas, kantor, kepala bagian Setdakab, termasuk MPU Rp. 2,818 miliar, dan Sekretariat DPRK (Alat Kelengkapan Dewan/AKD) Rp. 2,250 miliar.

Rincian dana pengadaan mobil setelah perubahan APBK Aceh Utara 2015
Rincian dana pengadaan mobil setelah perubahan APBK Aceh Utara 2015.

Berikut Detail Rincian Pengadaan 28 mobil tersebut:

Polres Aceh Utara Rp. 540.000.000,-

Polres Lhokseumawe Rp. 540.000.000,-

Kejari Lhoksukon Rp. 515.000.000,-

Lanal Lhokseumawe Rp. 280.000.000,-

Dinas Cipta Karya Rp. 540.000.000,-

Dinas Pengairan dan ESDM Rp. 445.000.000,-

Dinas Kehutanan dan Perkebunan Rp. 276.410.000,-

Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak Rp.276.410.000,-

MPU Rp. 276.410.000,-

Kabag Hukum Rp. 251.500.000,-

Kabag Pemerintahan Mukim dan Gampong Rp. 251.500.000,-

Kabag Umum dan Perlengkapan Rp. 251.500.000,-

Bappeda Rp. 250.000.000,-

Camat Jambo Aye Rp. 250.000.000,-

Camat Dewantara Rp. 250.000.000,-

Camat Rp. 241.336.000,-

Camat Rp. 241.336.000,-

Camat Rp. 241.336.000,-

Sekretariat DPRK Rp. 2.250.000.000,- (Rp. 225.000.000,- x 10 unit).

(Mukhlis)FP

Most Popular

Recent Comments