Rabu, Mei 12, 2021
BerandaDi Palas Proyek Siluman Menjadi Tren dan Sangat Diminati
Array

Di Palas Proyek Siluman Menjadi Tren dan Sangat Diminati

terlihat draenase pada bagian tengahmya sudah terkikis air
Terlihat draenase pada bagian tengahnya sudah terkikis air.

FAKTAPERS.COM,  Padang Lawas.

Pengerjaan proyek menjelang akhir tahun 2015 di sejumlah titik di Desa Pasar Ujung Batu Kecamatan Sosa, Proyek  yang tidak jelas ataupun proyek “Siluman” menjadi tren dan sangat diminati di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Pasalnya, pengawas dari PUPE Palas terkesan tutup mata, alhasil pengerjaan proyek terkesan asal jadi dan kuat dugaan proyek draenase cacat mutu oleh undang-undang.

Ironis memang,,,sekian banyak pembangunan yang ada di Kab Palas, masih banyak pembangunan yang tidak sesuai dengan bestake, terkesan amburadul, kuat dugaan melanggar ketentuan yang berlaku sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Peraturan presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa dan penjelasannya.

Pemasangan papan plank proyek adalah merupakan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum dimulainya pelaksanaan pekerjaan.Setiap proyek pembangunan pemerintah, kontraktor yang mengerjakannya wajib memajangkan papan plank yang mudah dilihat dan dibaca sebagai informasi terhadap masyarakat sekitar, untuk memudahkan  masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan di daerahnya.

Seperti terjadi di Desa Ujung Batu Kec Sosa, tempat yang lebih dikenal dengan nama Bukit berbunga ini terdapat pembangunan draenase sekitar 700 meter, terkesan asal jadi, amburadul serta kuat dugaan tidak sesuai dengan bestake yang ada.

Pantauan Fakta Pers dilokasi saat pengerjaan draenase terlihat dinding draenase turun dari permukaan tanah, namun saat di komfirmasi Dinas PUPE Palas mengatakan bahwa itu disebabkan kurangnya ketinggian pada dinding Draenase. dan pihaknya akan menegur pemilik proyek untuk ditambah ketinggian agar sesuai dengan permukaan tanah.

Pekerjaan Draenese sudah selesai

Draenase Turun dari permukaan tanah
Draenase turun dari permukaan tanah.

Draenase sudah selesai dikerjakan, Namun sudah terkelupas dan dinding draenase juga terkesan asal-asalan, cor semen di tengahnya terkikis air parit, dipastikan bangunan ini tidak bertahan lama, ditambah lagi pengerjaan draenase tidak memasang papan plank informasi.

Dinas PUPE Palas terkesan tutup mata pada persoalan tersebut. Seperti hal nya Draenase kurang lebih sepanjang 700 meter, di Desa Pasar Ujung Batu tepatnya yang lebih dikenal warga sekitar dengan sebutan Bukit Berbunga yang dikerjakan asal jadi. Sumber dananya tidak diketahui dengan jelas itu baru selesai dikerjakan beberapa hari.

Kepala Dinas PUPE Kabupaten Palas Ulil Fadli Nasution ketika dikonfirmasi Fakta Pers, belum bisa memberikan penjelasan terkait persoalan, Rabu (2/12) tidak berhasil ditemui di kantornya dan bahkan telepon selulernya juga tidak aktif.

Ironis…walau pekerjaan itu selesai belum lama ini,  namun sudah mengalami kerusakan. Kuat dugaan material semen dan pasir tidak sesuai dengan aturan yang ada, dalam aturan campuran perbandingan bahan material semen. Jika ada proyek tanpa papan plank informasi, masyarakat dapat melakukan keberatan, termasuk menghentikan kegiatan.

(Robert Nainggolan)FP

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments