Rabu, Mei 12, 2021
BerandaKasus Kadisdikpora Lhokseumawe Ajak Kencan Kepsek
Array

Kasus Kadisdikpora Lhokseumawe Ajak Kencan Kepsek

Sejumlah Pihak Sesalkan Penyataan Kepsek SDN 15 Lhokseumawe

kadis1

FAKTAPERS.COM, Lhokseumawe.

Isu miring dan tudingan yang  menyudutkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga Kota Lhokseumawe Drs.Rusli, MM Kota Lhokseumawe terkait adanya “ Ajakan Kencan”, dengan dengan salah satu Kepala Sekolah Dasar  dinilai tidak hanya mencemarkan nama baik Kadis Disdikpora Kota Lhokseumawe, namun hal itu telah membuka aib pribadi dan merendahkan martabat Dunia Pendidikan.

Sejumlah pihak selain menyesalkan pernyataan Kepala Sekolah SDN 15 Dewi Agustiana yang menuding Kadis (atasannya-red) mengajak kencan dirinya, hal ini berdampak rendahnya komunikasi dua arah yang dibangun di Instansi pendidikan tersebut. Ironisnya pengakuan mengejutkan tersebut terlontar pasca dirinya terkena mutasi belum lama ini.

Hal tersebut diungkapkan Sahriyal, MS salah seorang Pengamat Pendidikan Kota Lhokseumawe kepada Fakta Pers Media, Minggu (31/01) menanggapi kisruh Para Kepala Sekolah yang terkena Mutasi oleh Kadisdikpora Kota Lhokseumawe dan berujung protes serta tudingan miring hingga membuka aib masing-masing.

Jika hal ini terbukti, tentunya sangat memalukan dunia pendidikan di Kota Lhokseumawe, bukan hanya masalah Kepala sekolah dan Kadis, tetapi telah meliputi ranah pendidikan, namun jika tidak terbukti, hal ini akan berimbas pada persoalan pidana dengan kasus pencemaran nama baik”, Jadi harus ada klarifikasi terbuka oleh Kadis kepada publik, agar hal ini tidak menjadi polemik dan masalah sosial”, ungkap Sahrial.

Sahrial menilai, Mutasi adalah hal yang wajar dan hak preogatif  seorang Kadis menata struktur organisasai ke arah lebih baik, begitupun juga dia mengingatkan kepada para Kadis agar dalam mutasi harus mengedepankan Proporsional dan Profesional seseorang, bukan didasarkan pada Like and Dislike”, Intinya masalah ini harus diklarifikasi, dan kita harapkan jangan sampai keranah hukum, ya harus ada upaya mediasi”, ujanya.

Sahrial berharap, jika adanya persoalan pribadi antara sesama mereka, seharusnya dimusyawarahkan baik-baik, bukan langsung melempar masalah ke publik, ada baiknya kedepankan musyawarah, dan masalah pribadi jangan dikaitkan dengan jabatan dan persoalan kerja”, ujar Ketua Yayasan Konsumen Muslim Kota Lhokseumawe ini.

Sebelumnya, Dewi Agustiana, Kepala Sekolah Dasar Negeri 15 Muara Dua, Lhokseumawe, yang terkena imbas Mutasi oleh Kadisdikpora Kota Lhokseumawe, mengeluarkan penyataan mengejutkan publik, karena mengaku dirinya dilecehkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Lhokseumawe Drs.Rusli. Perlakukan tidak menyenangkan ini diterimanya beberapa waktu lalu.

Namun pernyataan tersebut dibantah secara tegas oleh Kadisdikpora Kota Lhokseumawe Drs.Rusli, MM yang menilai hal itu adalah tidak benar , dan hanya terjadi kesalahpahaman, Rusli sendiri masih bersikap santai menggapi tudingan miring tersebut dan belum berencana membawa kasus ini ke ranah hukum.

(Clisna/Bram)FP

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments