Sabtu, Maret 6, 2021
Beranda Woow....Kalah di Pengadilan Tinggi Banten, Hj. Yossy Binti Carkiyah Menyerang Tan Sing...
Array

Woow….Kalah di Pengadilan Tinggi Banten, Hj. Yossy Binti Carkiyah Menyerang Tan Sing Hock Secara Membabi-buta

IMG_20160126_125721
Foto : Hj. Yossy Binti Carkiyah saat pernikahan dengan Karmadi (Kuwu salah satu desa di Kabupaten Indramayu)

FAKTAPERS.COM, Jakarta.

Pasca putusan Pengadilan Tinggi Banten terhadap Banding Hj. Yossy Binti Carkiyah yang sebelumnya adalah Tergugat atas Terbanding Tan Sing Hock selaku Penggugat di Pengadilan Negeri Tangerang. Pada Rabu, 16 Desember 2015 dengan Nomor Perkara 116/PDT/2015/PT.BTN dan dipimpin oleh Majelis Hakim H. Arwan Byrin, SH, MH memutuskan menolak eksepsi Tergugat untuk seluruhnya dalam pokok perkara dan menyatakan Tergugat (Hj. Yossy Binti Carkiyah) telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum kepada Penggugat (Tan Sing Hock).

Namun sepertinya tidak berhenti sampai disitu kasus sengketa utang piutang yang menjadi permasalahan kedua belah pihak yang diketahui bergulir dari awal tahun 2015 tersebut. Melalui pengacaranya Hj. Yossy Binti Carkiyah masih melakukan Kasasi ke tingkat Mahkamah Agung (MA) dan kemungkinan permasalahan itu akan melalui proses panjang dengan tidak adanya upaya perdamaian dikedua belah pihak.

Menurut keterangan Kuasa Hukum Tan Sing Hock saat ditemui dikantornya dikawasan Jakarta Selatan, menjelaskan kepada Fakta Pers Media bahwa untuk saat ini pihaknya tidak hanya menangani Kasasi di Mahkamah Agung saja, akan tetapi dari pihak Hj. Yossy juga menggugat kliennya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan Gugatan Perdata Perbuatan Melawan Hukum. Meskipun sebetulnya gugatan itu terlihat janggal dan terkesan dibuat-buat.

Baca Juga “Kalah Sengketa Perdata, Bos Hotel Flamingo Diduga Menebar Rekayasa Hukum”

IMG_20160126_150755
Foto : Putusan Pengadilan Negeri Tangerang & Pengadilan Tinggi Banten

“Aneh mas, di Pengadilan Negeri Tangerang dan Pengadilan Tinggi Banten sudah memutuskan bahwa Pak Tan memenangkan kasus perdata itu, meskipun dari pihak Hj. Yossy masih Kasasi. Tetapi sebetulnya gugatan itu pernah diajukan di Pengadilan Negeri Indramayu juga, tetapi tidak diterima. Lha koq bisa gugatan yang sama bisa diterima oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara? Itu kan aneh mas..” Jelas salah seorang pengacara Tan.

Mereka juga menjelaskan bahwa kliennya juga dilaporkan di Bareskrim Mabes Polri bersama Notaris Iin Rohini, SH dengan dugaan pemalsuan akta pernyataan hutang yang kabarnya saat ini untuk berkasnya sudah masuk ke Kejaksaan. Namun untuk proses hukum Tan Sing Hock belum ditindaklanjuti karena sedang berada di Singapura dan tidak pernah menerima panggilan dari penyidik Bareskrim Polri. “Belum mas, karena Pak Tan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Singapura, mungkin Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan Bareskrim Polri belum mengetahui bahwa sudah ada putusan di Pengadilan Tinggi Banten.” Lanjutnya.

Dari pengamatan ahli hukum yang ditemui oleh Fakta Pers Media terkait kasus sengketa utang piutang yang terjadi antara Hj. Yossy Binti Carkiyah dengan Tan Sing Hock ini adalah bukan kali pertama terjadi di proses peradilan Indonesia, justru tergugat kebanyakan menggunakan segala macam cara untuk melemahkan penggugat. Terlebih penggugat adalah warga negara asing. Hal itu kerap dijadikan celah untuk mengalahkan penggugat melalui cara-cara pelemahan kewarganegaraan ataupun terkait persoalan kependudukan. Akan tetapi hal itu tidak akan dapat mempengaruhi kebenaran yang sesungguhnya dalam proses peradilan.

Melalui sambungan telepon Fakta Pers Media juga mengkonfirmasi Tan Sing Hock yang tengah berada di Singapura, dia membenarkan bahwa dirinya saat ini sedang berjuang melawan keserakahan orang-orang yang selama ini sudah menerima kebaikannya. “Saya ini ngga pernah jahat sama orang mas, biarkan saja mereka mau fitnah saya dengan cara apapun, yang pasti Tuhan akan selalu melindungi saya dari perbuatan-perbuatan keji dan keserakahan.” Ungkap Tan Sing Hock dengan terbata-bata.

(Jhon/Toto Hartanto)FP

Most Popular

Recent Comments