Selasa, Juli 27, 2021
BerandaMasyarakat Kalideres Pertanyakan Penebangan Pohon
Array

Masyarakat Kalideres Pertanyakan Penebangan Pohon

sakit 008
Foto : Lokasi penebangan Jl. Raya Utan Jati Kel. Pegadungan Kec. Kalideres, Jakarta Barat. (Guntur)

Fakta Pers Media – Jakarta.

Di saat pemerintah pusat dan daerah sedang menata ruang terbuka hijau sebagai jantung kota yang sangat rentan pencemaran udara melalui proses yang di keluarkan oleh asap kendaraan bermotor maupun pabrik yang menghasilkan limbah asap pada kegiatan usahanya melalui cerobong asap, maka dengan adanya pohon dapat membantu mengurangi polusi udara yang dapat beresiko pada kesehatan manusia.

Namun lain hal dengan yang terjadi di jalur hijau Jl. Utang Jati Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat,  jusrtu sekitar 7 batang pohon yang berdiameter kurang lebih 90 cm dengan kondisi yang cukup produktif untuk tumbuh di tebang pasca perbaikan infrastruktur tata air pada bulan Desember 2015 lalu.

Salah seorang wagra sekitar menyayangkan atas penebangan pohon yang dilakukan oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman, karena telah menebang pohon yang berdampak kerusakan ekosistem alam dan tumbuhan pohon yang seharusnya dilindungi serta di pelihara malah terkesan dirusak. Yang sebelumnya jalur tersebut sangat rindang dan sejuk karena ada pepohonan kini menjadi gersang. Tutur salah seorang warga kepda Fakta Pers Media 2/2/2016.

Bila mengacu pada PERDA No. 11 Tahun 1988, penebangan pohon yang berdiameter 10 cm keatas harus mendapatkan ijin dari Dinas Pertamanan DKI Jakarta, dan diperbarui dengan Perda No. 1 Tahun 2000 yang menerangkan mengenai sangsi penebangan pohon tanpa izin dapat di kenakan pidana kurungan penjara 3 bulan dan denda Rp. 5 juta.

Masyarakat sekitar menduga ada ketidakwajaran dalam penebangan 7 batang pohon yang tumbuh pada tempatnya dilahan jalur hijau yang sangat membantu menyerap asap polusi, serta dengan adanya pohon masyarakat sangat nyaman apa lagi jika melintas pada siang hari.

Mungkin karna jalur Jl. Utan Jati akan di sulap menjadi kios dan ruko kedepannya maka dengan adanya kegiatan perbaikan saluran air yang di kerjakan oleh Sudin Tata Air, lalu pohon-pohon yang ada dikorbankan demi kepentingan lain, masyarakat berharap Kasudin Pertamanan Kota Administrasi Jakarta Barat, M. Fajar Sauri dapat meninjau ulang hasil pekerjaan yang dilakukan oleh Suku Dinas Pertamanan.

(Guntur/Reno)FP

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments