Kamis, Juli 29, 2021
BerandaWartawan Galang Bantuan Untuk Korban Banjir
Array

Wartawan Galang Bantuan Untuk Korban Banjir

Bantuan Terus Mengalir dari sejumlah Pihak

BNtuan KWPB
Kajari Lhokseumawe, Mukhlis, SH, Rabu (10/02) menyerahkan sejumlah bantuan sembako yang diterima Ketua Pokja KWPB Rahmad. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada korban Banjir yang kini masih mengungsi dibeberapa titik dalam Kabupaten Aceh Utara.

FAKTAPERS – LHOKSEUMAWE.

Komunitas Wartawan Peduli Bencana (KWPB) Aceh Utara dan Lhokseumawe, Rabu (10/02/2016) kembali menggalang bantuan bagi korban bencana alam khususnya bagi pengungsi korban banjir di Kabupaten Aceh Utara.

Posko bantuan sementara yang dipusatkan di Abuwa Kupi, sejak Rabu pagi terus didatangi para penyumbang dari berbagai kalangan, baik dari perorangan maupun kelompok. Hingga Sore tadi sejumlah bantuan berupa sembako terus mengalir, bantuan tersebut rencananya kan disalurkan Jum’at (12/2/2016).

Ketua KWPB Idris Bendung, kepada faktapers menyebutkan, Para wartawan yang bertugas di Aceh Utara dan Kota tergerak hatinya untuk meringankan para korban banjir khususnya yang kini terjadi di Kabupaten Aceh Utara. Kata Idris, sejak Minggu (7/02) banjir telah merendam sejumlah Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, Sejumlah Warga masih mengungsi dan sangat membutuhkan bantuan.

”Ini panggilan Kemanusiaan, kita ingin meringankan beban saudara-saudara kita yang kini masih mengungsi, dan kegiatan sosial ini adalah misi ketiga dari kawan-kawan jurnalis setelah tahun lalu kita bantu pengungsi Gunung Sinabung dan Korban Banjir di Kabupaten Pidie”, Jelas Idris Bendung.

BNTUAN KWPB01
Sejumlah sembako terus memenuhi Sekretariat Komunitas Wartawan Peduli Bencana (KWPB) yang akan disalurkan kepada korban banjir di Aceh Utara.Penggalangan bantuan tersebut merupakan ketiga kalinya yang dilakukan Komunitas Wartawan tersebut, setelah tahun lalu membantu korban Gunung Sinabung Di Saumatera Utara dan Korban Banjir Bandang di Kabupaten Pidie.

Pantauan dilapangan, posko sementara di Abuwa kopi Depan Terminal Baru Kota Lhokseumawe  yang dibuka sejak pagi hingga Rabu sore terus dipenuhi sejumlah sembako dan bantuan laiinya, bahkan sejumlah penyumbang ada yang membantu dengan uang tunai. Sejauh ini kita masih terus menerima bantuan dari para penyumbang, baik sembako dan bantuan lainnya, silahkan langsung diantar ke posko utama, kami juga bersedia menjemput jika itu dibutuhkan, baik sembako maupun uang tunai, namun seluruh bantuan dari donatur telah kita catat dan kita bukukan dan akan kita umumkan setelah posko kita tutup”, Ujar Ketua Penggalangan Bantuan KWPB  Rahmad.

Menurut Rahmad, Pengggalangan bantuan oleh para wartawan, sebagai bentuk rasa kemanusiaan, karena lensa jurnalis melihat langsung kondisi riil dilapangan paska musibah Banjir yang melanda Aceh Utara Minggu lalu. Para pengungsi saat ini sangat sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari kita semua”, Kami buka posko ini hanya dua hari sejak Rabu hingga Kamis sore, karena pada Jum’at pagi langsung kita distribusikan kepada para pengungsi yang kini masih bertahan di beberapa titik” sebutnya.

Rahmad menambahkan, sejak posko bantuan kemanusiaan korban banjir dibuka di Lhokseumawe, pagi tadi pihaknya sudah menerima sejumlah sumbangan Anggota DPRA, Anggota DPRD Kota Lhokseumawe, Kajari Lhokseumawe, dan dari Unsur Kodim 0103 Aceh Utara’, “Kepada masyarakat yang ingin bersedekah atau menyumbang, bukan hanya sembako, tapi dalam bentuk lainnya juga boleh, seperti selimut tebal, dan pakaian layak pakai. Jika mau membantu bisa langsung menghubungi pihak penggalangan KWPB dengan nomor kontak 0811674973, 08126918636, dan 0811678858 atau langsung ke posko di Abuwa Kupi depan terminal baru Kota Lhokseumawe,” kata Rahmad

Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara, Minggu (07/02) mengakibatkan beberapa Kecamatan terendam, dan saat ini ada sejumlah warga yang masih mengungsi terutama warga Desa Lawang Kecamatan Matangkuli dan Warga Desa Buket Linteung Kecamatan Langkahan”, Mereka masih bertahan di Posko darurat, jadi dengan bantuan ini kita harapkan mereka tidak terlalu terbebani dengan kondisi yang dialami, setidaknya bisa menutupi kebutuhan paska musibah tersebut”, pungkasnya.

(Mukhlis)FP

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments