Senin, Maret 8, 2021
Beranda Eksekusi Lahan Sengketa oleh PT Potra Nigra Ditunda
Array

Eksekusi Lahan Sengketa oleh PT Potra Nigra Ditunda

111_7340
Lokasi lahan sengketa di Jl. Meruya Udik, RT. 003/002, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat

FAKTA PERS – Jakarta.

Rencana eksekusi lahan sengketa yang telah dimenangkan oleh PT Potra Nigra di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan nomor putusan 11/2017 Eks.Jo.No.364/PDT/G/1996/PN.JKT.BAR atas nama tergugat ahli waris H. Geni yang beralamat di Jl. Meruya Udik, RT. 003/002, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat mengalami penundaan.

Eksekusi lahan yang sampai saat ini masih dihuni warga masyarakat serta memiliki sertifikat hak milik tersebut menimbulkan banyak pertanyaan dari berbagai kalangan, termasuk para penghuni lahan yang hingga saat ini juga belum mengetahui rencana eksekusi yang akan dilakukan Juru Sita Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Camat Kembangan, Agus Ramdani saat dikonfirmasi oleh Fakta pers Media (21/3) juga menjelaskan bahwa pihaknya belum menerima pemberitahuan dari pihak-pihak pelaksana eksekusi lahan terkait tindakan tersebut. Pihaknya sebenarnya juga menentang kegiatan eksekusi lahan oleh PT Porta Nigra sebagai pengembang properti yang sampai saat ini belum melakukan koordinasi kepada pihak Pemprov DKI Jakarta maupun Sudin Walikota Jakarta Barat, ataupun Kecamatan Kembangan dan Satpol PP, juga pihak Polsek untuk melakukan pengamanan. Hal itu Agus lakukan sesuai Instruksi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok).

Ketika Fakta Pers Media menemui DR (38), salah satu warga yang menempati lahan dilokasi menjelaskan bahwa dirinya sudah menempati rumah warisan orang tuanya. DR juga menegaskan bahwa dia memiliki girik asli yang masih belum di sertifikatkan. Dirinya juga tidak pernah menjual maupun memindahtangankan hak atas tanah yang dia tempati selama ini. “Saya kagak pernah jual ini tanah bang, dari dulu juga saya lahir dan gede disini. Saya ngga tau kalau ada yang ngaku-ngaku punya ini tanah”. Jelas DR dengan raut wajah heran.

“Saya hanya berharap kepada Pak Ahok bang, mudah-mudahan beliau membantu masyarakat disini dari eksekusi lahan oleh PT Potra Nigra ini. Saya yakin Pak Ahok membantu warganya.” Lanjut DR.

Menurut keterangan dari warga lain yang tidak bersedia disebutkan namanya bahwa disinyalir dan kuat dugaan ada keterlibatan oknum yang memiliki power, yang bermain dan membantu PT Porta Nigra dalam menggugat hak tanah warga tersebut. Dan menurut informasi yang berkembang bahwa untuk eksekusi akan dilakukan pada Rabu, 23 Maret 2016. (Guntur)

Most Popular

Recent Comments