Sabtu, Juli 31, 2021
Beranda"JUM'AT KERAMAT" KANTOR SATKER PALAS KOSONG MELOMPONG, DINILAI TIDAK EFEKTIF
Array

“JUM’AT KERAMAT” KANTOR SATKER PALAS KOSONG MELOMPONG, DINILAI TIDAK EFEKTIF

DSCN1007
PNS Palas dinilai banyak pihak tidak efektif, tak menambah intensitas pelayanan publik. Apalagi bagi pejabat setingkat eselon II dan III yang setiap hari Jum’at jarang ngantor. (R9) fp

FAKTA PERS – Padang Lawas.

PNS maupun ASN adalah abdi negara, abdi rakyat, sejauh ini, banyak Satker (Satuan Kerja) yang belum terlihat melakukan evaluasi kongkrit terhadap efektifitas. Setelah usai jam istirahat siang sejumlah kantor Satker sepi meski masih jam kerja.

Pantauan Fakta Pers Media didampingi tim media kepolisian, ketika pimpinan tidak lagi dikantor, para pejabat setingkat eselon II dan III maupun staf ikut keluar karena tidak ada yang mengawasi, yang tinggal dikantor tersebut hanya staf biasa dan TKS yang lebih banyak ngobrolnya ketimbang kerja, atau sambil main game menunggu jam pulang.

Seperti Jum’at (4/3/2016) di Kantor Dinas PUPE (Pekerjaan Umum dan Pertambangan Enerji) Kabupaten Padang Lawas (Palas) sekitar pukul 14:45 WIB, yang terlihat sepi tanpa adanya kendaraan yang parkir di halaman kantor tersebut. Padahal biasanya halaman kantor tersebut dipadati oleh kendaraan roda empat dan roda dua milik PNS maupun TKS pada kantor tersebut.

Hari yang sama di Kantor Dispenda (Dinas Pendapatan Daerah) Palas, walau terlihat sekian banyaknya kendaraan roda dua yang parkir, namun Fakta pers Media dan Tim hanya mendapati sejumlah staf biasa dan TKS di tiap ruangan masing-masing bidang, dan menurut keterangan staf, mereka tidak bisa memberi keterangan seputar informasi yang di butuhkan.
Karena tidak berhasil menemui Kabid yang di cari Tim sepakat untuk menemui Kadispenda Palas, Budi Utari Siregar. Namun Staf pada ruangan Kadis mengatakan bahwa sedang ada tamu dan menyarankan agar menunggu.

Tak berselang lama, Kadis pun keluar dari ruangan dan mengatakan, “maaf ya, saya ada janji dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) bertemu di Mess”, kata Kadis Pendapatan, Budi Utari Siregar, sembari meninggalkan wartawan.

Demikian juga pada hari yang sama di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Palas, Fakta pers Media coba tanyakan kepada staf yang ada di ruangan umum pada kantor BKD Palas yang pada saat di tanyakan sejumlah staf pada ruangan umum sedang bermalas-malasan di sofa, mengatakan tidak mengetahui, apakah Kabid tersebut masuk kantor atau tidak. “Saya tidak tahu Pak Kabid masuk atau tidak, lihat saja ke ruangannya” kata staf di ruangan umum kantor tersebut.

Hal serupa juga didapati di ruang Bidang Mutasi yang saat itu terlihat staf sedang bermain game, staf menyatakan bahwa kabid sedang tugas luar.”Pak kabid sedang tugas luar bang, kata staf sambil asik bermain game di kantor tersebut.

Sejumlah media sudah beberapa kali komfirmasi ke kantor ini untuk menemui Kabid Mutasi terkait tupoksinya dalam penyiapan perumusan kebijakan pengangkatan, pemutasian dan perberhentian pada jabatan fungsional belum lama ini, yang di duga telah menyalahi PERMENDIKNAS Nomor 28 Tahun 2010.

Hal ini sangat mengejutkan tim, pasalnya bagaimana bisa kantor tersebut kosong sementara karna sangat membutuhkan informasi untuk konsumsi publik, pantauan kami kantor tersebut hanya di huni oleh staf biasa dan TKS (Tenaga Kerja Sukrela).

PNS memiliki hak dan kewajiban yang diatur dalam undang-undang, sudah menjadi ketentuan akan ada hak, tetapi jika sebuah kewajiban yang menjadi tugas telah dilaksanakan. Hak dan kewajiban PNS jelas diatur dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian dan Undang-udang nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Kewajiban dalam Undang- undang nomor 8 kemudian diperjelas lagi pada Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS. PP ini masih berlaku sampai sekarang. PNS Palas dinilai banyak pihak tidak efektif, tak menambah intensitas pelayanan publik. Apalagi bagi pejabat setingkat eselon II dan III yang setiap hari Jum’at jarang ngantor. (R9) fp

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments