Minggu, Mei 9, 2021
BerandaKader Hanura yang Tolak Ahok Akhirnya Mengundurkan Diri
Array

Kader Hanura yang Tolak Ahok Akhirnya Mengundurkan Diri

kader partai hanura yang tolak dukung ahok

FAKTAPERS-Jakarta.

Keputusan partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk maju lagi sebagai calon Gubernur DKI Jakarta mendatang, rupanya menimbulkan konflik internal partai dan pecah suara. Bahkan, sejumlah kader dan pengurus  menyatakan mengundurkan diri.

Karena tidak sependapat dengan keputusan partai besutan Wiranto, Wakil Ketua DPD Hanura DKI Rachmat HS, dan Wakil Ketua Pembina Eksekutif dan Legislatif DPD Hanura DKI Bustami Rahawarin, akhirnya menyatakan pengunduran diri secara resmi dari jabatan dan keanggotaannya di partai tersebut.

Rachmat menilai dukungan partai kepada Ahok sangat tidak tepat, karena tidak mendengar aspirasi dan pertimbangan dari kader partai terlebih dahulu. Ia menilai keputusan partai serba cepat seperti mengejar setoran. Sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi, dan Keanggotaan, dirinya yang tegas menolak dukungan kepada Ahok merasa dilecehkan oleh keputusan partai. Ia mengklaim selain dirinya, banyak kader partai Hanura yang juga ikut menolak dukungan kepada Ahok.

Menurutnya, partai Hanura harusnya memberikan dukungan kepada bakal calon yang santun, cerdas, dan tidak korupsi. Ahok dinilainya tidak memiliki sikap sopan santun karena kerap mengeluarkan kata cacian dan kasar. Jelasnya lagi, Ahok yang selalu berkoar-koar bersih dari korup, nyatanya terlibat kasus Lahan Sumber Waras yang menurut hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merugikan negara sebesar Rp. 191 miliar. Ia berharap tidak ada rekayasa hukum terkait kasus tersebut, karena jika BPK sudah bicara indikasi keterlibatan itu semakin kuat.

Rachmat juga mengungkapkan ada kejanggalan dalam keputusan partai Hanura yang menggelar deklarasi dukungan kepada Ahok. Ia menduga ada kesepakatan dengan pihak lain untuk mendukung Ahok dalam pencalonan Gubernur DKI mendatang. Suatu pertanda jika partainya sudah rakus kekuasaan. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari partai.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto menilai keputusan partainya mendukung Ahok sudah tepat. Menurutnya Ahok sudah sesuai kriteria dan siap melanjutkan tugasnya sebagai gubernur. Oleh sebab itu, Ahok layak untuk memimpin Jakarta kembali untuk periode mendatang.

(Tri H)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments