Jumat, Maret 5, 2021
Beranda Sarana Olah Raga dan Ruang Terbuka Hijau Beralih Fungsi Menjadi Tempat Pembuangan...
Array

Sarana Olah Raga dan Ruang Terbuka Hijau Beralih Fungsi Menjadi Tempat Pembuangan Sampah

GEDC0129
Foto : Lahan sarana olah raga yang beralih fungsi Jl. Haji Nimin, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

FAKTA PERS – Jakarta.

Ironis apabila menyaksikan kondisi lahan Penyempurnaan Hijau Umum (PHU) dikawasan Jl. Haji Nimin, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Lahan milik Pemerintah Daerah DKI Jakarta yang seharusnya dijadikan ruang terbuka hijau dan sarana olahraga bagi warga sekitar, kini beralih fungsi menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Tumpukan sampah yang menggunung dan bau busuk menyengat kini menjadi pemandangan baru bagi masyarakat sekitar maupun pengguna jalan yang melintas dilokasi tersebut. Terlebih ketika dimusim penghujan seperti saat ini, warga sering mengeluh terganggu pernafasannya akibat bau busuk yang ditimbulkan dari sampah yang diguyur air hujan.

Belum diketahui pasti dari mana berasalnya sampah-sampah yang kian hari kian menumpuk tersebut, akan tetapi menurut keterangan beberapa warga sekitar bahwasanya kendaraan sampah yang datang dan pergi dari lokasi tersebut adalah kendaraan dari Suku Dinas Kebersihan Jakarta Barat. Akan tetapi Fakta Pers Media belum mendapatkan keterangan secara resmi dari pihak terkait.

Menurut MM (38), salah satu perwakilan warga sekitar lokasi menjelaskan bahwa dulunya lahan tersebut dijadikan sarana olah raga bagi masyarakat, terutama olah raga sepak bola ketika pagi maupun di sore hari. “Dulu mah bang, lapangan ini rame ama anak-anak muda yang maen bola, sekarang mah boro-boro mau maen bola, mau napas aje susah”. Ungkap MM dengan logat Betawi.

MM juga menuturkan bahwa keluarganya dan warga sekitar tempat pembuangan sampah sering mengalami sesak nafas karena mencium bau busuk sampah. “Masya Allah bang, aye begimane mau makan, di dalem rumah aje baunya bukan maen, tolong bang kasih tau ame pak camat atau pak wali, warga di mari tiap hari menderita kebauan sampah”. harap MM kepada Fakta Pers Media.

GEDC0131
Plang nama lokasi lahan yang membingungkan warga.

Tanah yang luasnya belum diketahui secara pasti tersebut terkesan aneh dan janggal, apabila diperhatikan menurut plang nama yang berdiri diarea lahan yang membentang tidak jauh dari jalan tol dan pemukiman warga itu. Diketahui dari dari salah satu plang yang tertera beralamat di Kelurahan Joglo dan Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat. Akan tetapi di plang nama yang berbeda disitu tertulis Aset milik Suku Dinas Olah Raga dan Pemuda yang peruntukannya sebagai lapangan sepak bola dan berlokasi di Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan.

Dari perbedaan wilayah kelurahan atas kepemilikan lahan tersebut membuat warga masyarakat juga bertanya-tanya akan status lahan yang berada dilingkungannya, meskipun lahan tersebut adalah atas nama Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Untuk itu dihimbau kepada pihak-pihak terkait, terutama pihak Suku Dinas Kebersihan Jakarta Barat agar lebih intens melakukan pengawasan dan menanggapi keluhan-keluhan warga masyarakat yang selama ini terganggu akan adanya pembuangan sampah yang menimbulkan keresahan. (Guntur/Dery)

Most Popular

Recent Comments