oleh

Papan Segel Terpampang Jelas, Menara TBG Nekat Dikerjakan 

-Daerah-300 views
IMG_5835
Tower Bersama Group (TBG) diwilayah RT 009/001 Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat

FAKTA PERS – Jakarta.

Sudah terpampang jelas segel milik Suku Dinas Penataan Kota di menara seluler milik Tower Bersama Group (TBG) diwilayah RT 009/001 Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Hal itu dilakukan sebagai  peringatan penghentian seluruh aktivitas pengerjaan pembangunan.

Meskipun proyek itu bermasalah, namun PT BTU sebagai pelaksana proyek menara tersebut nekat dan terus melanjutkan pekerjaan, terlihat saat ini proyek tersebut hampir rampung dikerjakan.

Baca Juga “Pembangunan Tower Bersama Tanpa IMBM Berdiri di Kembangan Selatan”

“Papan segel merah milik Suku Dinas Penataan kota yang terpampang pada bangunan tower tersebut hanya di anggap sebuah papan merah tak berarti apa-apa oleh pelaksana”, kata Ridwan salah seorang masyarakat pemerhati pembangunan di Jakarta Barat pada Rabu 6/4/2016.

Ridwan menilai pemilik atau pelaksana pembangunan tower tersebut sudah mengangkangi wibawa hukum. “segel itu bukan barang mainan, segel itu mempunyai dasar hukum pidana yang jelas”, katanya.

“Tower itu belum memiliki IMBM, atau Izin Mendirikan Bangunan Menara, makanya di hentikan oleh Sudin Penataan kota melalui segel”, ujarnya.

Baca Juga “Ironis, Pendirian Tower Bersama Milik Telkomsel Tanpa IMBM Abaikan SKB 3 Menteri”

Setiap obyek bangunan yang di segel itu artinya bagunan tersebut bermasalah dengan peizinan, ataupun peruntukan, kok masih nekat dikerjakan, itu sama saja sudah mengangkangi peraturan yang berlaku, yaitu Perda Nomor 7 Tahun 2008 tentang tata cara mendirikan sebuah bangunan.

IMG_5833
Meski telah disegel, para pekerja nekat mengerjakan tower.

“Kemudian juga peraturan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan banyak lagi peraturan lainnya yang dikangkangi pelaksana proyek”, lanjutnya.
Ridwan juga menegaskan, demi wibawa hukum dan tegaknya peraturan pemerintah dalam mewujudkan warga negara yang taat akan hukum, pihak Suku Dinas Penataan Kota  Jakarta Barat harus menindak tegas pelaku usaha pembangunan yang telah mengabaikan peraturan pemerintah agar memberi efek jera pada pelaku pembangunan lainya di Jakarta ini, pungkas ridwan.

Sementara itu menurut keterangan para pekerja kepada Fakta Pers Media dilokasi proyek mengatakan, bahwa mereka (pekerja) hanya menjalankan perintah pelaksana proyek untuk tetap meneruskan pekerjaan hingga rampung. “Kita hanya menjalankan tugas pak, jadi kita tidak mengetahui apa permasalahan perizinan atau yang lain-lain”, jelasnya. (Dery/Maikhel)‎

Komentar

News Feed