Sabtu, Maret 6, 2021
Beranda Pencalonan Ditolak Panitia Pilkades, Arham Akan Gugat ke Pengadilan Negeri Sarolangun
Array

Pencalonan Ditolak Panitia Pilkades, Arham Akan Gugat ke Pengadilan Negeri Sarolangun

IMG-20160416-WA0003

FAKTA PERS – Sarolangun.

Suasana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serantak di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko mulai memanas, pasca ditolaknya salah satu kandidat calon kades oleh penitia penyelenggara, Muhammad Arham, salah seorang Bakal Calon Kepala Desa Muara Limun, Kecamatan Limun berencana akan menggugat Panitia Pilkades Muara Limun ke Pengadilan Negeri (PN) Sarolangun.

Pasalnya Arham menilai panitia Pilkades bertindak semena-mena dengan membatalkan (tidak menerima berkas pencalonannya tanpa alasan yang jelas. Muhammad Arham saat menggelar jumpa pers dengan sejumlah wartawan di Sarolangun kemarin menjelaskan kronologis pembatalan berkas pencalonan dirinya oleh panitia Pilkades.

Dikatakan Arham, dirinya mendaftarkan diri sebagai calon Kades Muara Limun pada Jum’at 01 April 2016. Saat itu berkas miliknya diterima langsung panitia, yang dibuktikan surat tanda terima berkas calon Kades yang ditandatangani langsung oleh Pahrowi sebagai Ketua Panitia Penyelenggara.

‘’Saya mendaftar sesuai dengan waktu yang ditetapkan, belum habis masa pendaftaran,’’ kata Arham, sambil menunjukkan surat tanda terima berkas tertanggal 1 April yang ditandatangi Pahrowi selaku ketua panitia Pilkades Muara Limun.

Arham mengakui, berkas yang diserahkannya saat itu belum lengkap. Dan panitia secara tertulis memberikan Arham waktu untuk melengkapi berkas pencalonan hingga 16 April 2016.

‘’Di tanda terima berkas pencalonan terlampir secara tertulis saya diberi kesempatan melengkapi berkas hingga 16 April 2016,’’ sebut Arham, seraya menunjukkan catatan yang dimaksud.

Namun anehnya kata Arham, tanggal 4 April 2016 panitia mengirimkan surat pembatalan dirinya sebagai Calon Kades Muara Limun yang ditandatangi 12 orang panitia Pilkades.ada apa, kata arham

‘’Sangat janggal, satu sisi panitia memberikan kesempatan bagi saya melengkapi berkas hingga 16 April, dan disatu sisi lagi berkas saya dibatalkan, ini merupakan tindakan semena-mena,’’ ucap Arham, yang pernah menjadi Kepala Dusun di Muara Limun ini.

Atas tindakan yang dinilai semena-mena tersebut, dirinya berencana menggugat panitia Pilkades ke Pengadilan Negeri Sarolangun yang telah melakukan tindakan semena mena dalam membut keputusan sepihak, pungkas Arham. (Red 03/Sadri)

Most Popular

Recent Comments