Sabtu, Maret 6, 2021
Beranda Peneliti LIPI Sebut Sikap Parpol yang Mendukung Calon Independen Merupakan Upaya Penghilangan...
Array

Peneliti LIPI Sebut Sikap Parpol yang Mendukung Calon Independen Merupakan Upaya Penghilangan Fungsi Parpol atau Deparpolasi

siti zuhro peneliti lipi

FAKTAPERS-Jakarta.

Mencuatnya sikap parpol yang mendukung calon independen dalam menghadapi pemlihan Gubernur DKI Jakarta mendatang, membuat heran Siti Zuhro peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Menurutnya sikap parpol tersebut justru mengacaukan makna pentingnya kehadiran parpol dalam sebuah demokrasi, yaitu sebagai sumber dari tempat rekrutmen kader.

Dalam diskusi publik “Jalur Perseorangan: Penguatan Demokrasi atau Deparpolisasi” di MMD Initiative, Menteng, Jakarta, pada Rabu (30/03), Zuhro menyatakan keheranannya terkait dukungan parpol kepada calon perseorangan, dan lebih anehnya lagi calon perseorangan itu juga menerima dukungan dari parpol.

Ia mengungkapkan, sulitnya memposisikan keberadaan parpol tersebut dalam dukungannya kepada calon independen. Akhirnya banyak timbul pertanyaan, apakah hanya membonceng calon tersebut atau tidak. Jelasnya lagi, parpol wajib menghargai seseorang yang ingin maju menjadi calon independen, bukan malah membonceng calon tersebut.

Harusnya parpol menyediakan kadernya menjadi pesaing calon tersebut guna menghadirkan variasi calon yang berkualitas. Jadi, kembali Zuhro menegaskan, tidak boleh ada parpol yang membonceng calon perseorangan. Bahkan, ia menyebut sikap parpol tersebut dapat diartikan sebagai upaya deparpolasi (penghilangan fungsi parpol) secara nyata. Hal ini karena fungsi parpol dalam dukungan kepada calon perseorangan ini tidak ada dan tidak sesuai dengan konstitusi. Menurutnya, parpol tidak sadar telah melakukan upaya deparpolasi itu.

Oleh sebab itu, ia menyarankan, agar parpol berkoalisi saja dengan gabungan parpol lain jika tidak ada kader yang dapat diusung, ataupun karena tidak memenuhi syarat dukungan untuk mengusung calon.

Sudah jelas dalam konstitusi, parpol dan gabungan parpol bisa mengusung calon, dan bukan mengusung calon perseorangan. Ia menghimbau kepada parpol terkait dukungannya kepada calon perseorangan agar membuka kembali pasal-pasal yang terkait sikap parpol tersebut. Katanya lagi, jangan justru mengacaukan dan menjadi rancu makna kehadiran parpol dalam sebuah demokrasi. Ia menyebut, sikap parpol tersebut hanya demi kepentingan sesaat, dan merugikan negara.

(Jhonnedy)

Most Popular

Recent Comments