Sabtu, Mei 8, 2021
BerandaDiduga Ada Kong Kalikong Aparat dengan Pengusaha PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin)
Array

Diduga Ada Kong Kalikong Aparat dengan Pengusaha PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin)

IMG-20160503-WA0014

FAKTA PERS – Sarolangun.

Gubernur Jambi Zumi Zolla merasa sangat geram dengan ulah pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang selama ini sangat meresahkan masyarakat Sarolangun, Jambi.

Dia juga memastikan banjir bandang yang melanda Kabupaten Sarolangun, Kecamatan Limun khususnya disebabkan oleh ulah penambang emas yang tidak memiliki izin dan merusak alam lingkungan di sekitar wilayah itu.

IMG-20160503-WA0013

Dari data sementara yang tercatat PETI yang menggunakan alat berat, dompeng darat, dan dompeng kapal yang beroperasi di wilayah Kecamatan Limun yakni, alat berat eskavator berjumlah 111 unit, dompeng darat 158 unit. Dompeng yang menggunakan kapal 27 penambang ilegal yang merusak alam.

Dalam kunjungan Gubernur Jambi Zumi Zola ke Kecamatan Limun pasca banjir pekan lalu, dia menuturkan bahwa penyebab banjir bandang itu karena ulah penambang emas tanpa izin atau ilegal.

Zumi Zola juga menekankan,  untuk  memutuskan rantai tersebut. Dia meminta aparat keamanan untuk mengawasi pemasok yang menjual BBM untuk pengusaha PETI tersebut.

Namun, sampai sekarang pasokan BBM solar untuk aktivitas PETI tersebut masih berjalan lancar seperti biasanya, kata salah seorang warga Limun yang enggan di ketahui namanya.

Warga juga menduga telah terjadi kong-kalikong antara oknum aparat dengan para pengusaha PETI tersebut, sehingga pemutusan mata rantai untuk memberantas PETI melalui BBM tidak bisa di laksanakan sebagai mana pesan pak gubernur kemaren, katanya. (Red03/Sadri)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments