Jumat, Mei 7, 2021
BerandaKP3 Belum Optimal, Pupuk Bersubsidi Langka di Padang Lawas
Array

KP3 Belum Optimal, Pupuk Bersubsidi Langka di Padang Lawas

pupuk 2

FAKTA PERS – Padang Lawas.

Sejumlah masyarakat petani yang tergabung dalam KOPTAN Kabupaten Padang Lawas mengaku masih kesulitan mendapatkan pupuk dari kios yang ada.

Beberapa petani yang namanya tak ingin disebutkan yang tergabung dalam Koprasi Tani yang ada di Kabupaten Palas Kamis, (19/6) mengaku kesulitan mendapatkan pupuk, karna stok pupuk subsidi di kios kosong, meski ia sudah beberapa mendatangi kios namun stok pupuk sedang kosong.

“Saya sudah beberapa kali menyambangi kios pupuk, namun pemilik kios mengatakan stok pupuk sedang kosong karna terlambat pengiriman dari pusat, sulit sekali mendapatkan pupuk, kalaupun ada pasti harganya agak mahal, tapi ya mau bagaimana lagi, terpaksa tetap saya beli, karna padi kami saat ini sangat membutuhkan pupuk, eh…malah pupuknya tidak ada mas”, keluhnya.

Ditempat lain, Kepala Dinas Pertanian Palas Abdullah Hasibuan menanggapi kelangkaan pupuk subsidi yang di alami petani, kepada Fakta Pers Media mengatakan,
“Keluhan petani adalah keluhan Dinas pertanian, pupuk subsidi yang disalurkan untuk kebutuhan petani sudah sesuai dengan RDKK”. Ungkap Kadis Abdullah.

“Artinya, tambah Kadis Abdullah, kita harus meningkatkan pengawasan lebih intensif dan terkordinasi, atas pemasokan pupuk subsidi agar sesuai diharapkan masyarakat Petani, sehingga penyaluran pupuk  tepat sasaran dan kepada pemilik kios untuk menjual pupuk subsidi kepada kelompok tani sesuai data yang ada, dengan demikian bantuan Alsintan dapat dimanfaatkan  dalam meningkatkan swasembada pangan sesuai arahan Bupati Palas”. Terang Kadis Pertanian Palas Abdullah Hasibuan.

Kabag Perekonomian Gempur Nasution melalui Kasubbag Ekonomi Idrisman Mandefa Jum’at (20/6) kepada Fakta Pers Media mengatakan, Pemkab Palas melalui Diskoperindag Palas dan Bagian Perekonomian Setdakab Palas dan KP3 (Komisi pengawasan pupuk dan pestisida), mengawasi sejumlah distributor dan meminta laporan pendistribusian pupuk subsidi kepada masyarakat maupun kelompok tani di Palas.

Ditempat lain, Kepala Diskoperindag Palas Khoiruddin Harahap melalui Kabid Perdagangan Dingin Rambe menyatakan, hampir setahun terakhir pihaknya juga belum mendapatkan laporan tertulis dari beberapa distributor pupuk subsidi di Palas.

Ketua Rumah Tani Indonesia (RTI) Jones Batara Manurung, Sabtu (21/6) angkat bicara menanggapi keluhan petani atas langkanya pupuk subsidi di Kab Palas, kepada Fakta Pers Media mengatakan, “Pendistribusi pupuk subsidi melalui RDKK, seharusnya penerima pupuk subsidi sudah jelas nama dan alamatnya,mengapa petani masih saja sulit mendapatkan pupuk tersebut”?

“Apabila penyaluran dari distributor ke kios sesuai data dan disalurkan dengan baik kepada kelompok tani, kelangkaan pupuk subsudi tidak akan dialami petani”.

“Pemicu kelangkaan pupuk subsidi diduga kuat dikarenakan pemilik kios menjual pupuk subsidi ke petani di luar kelompok tani yang ditangani atau keluar desa dan kecamatan lain, sementara kelompok taninya sendiri kebingungan karena tidak mendapat jatah pupuk dari kios yang ditunjuk”.

“Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap harus lebih serius menangani persoalan yang di alami petani saat ini, mengingat surat Nomor 520/90/KPTS/2015, tentang KP3 (Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida) pada lampiran SK tertanggal 9 Maret 2015 disebutkan Ketua Komisi dijabat oleh  Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakap) Palas,  kinerja tim dinilai belum optimal”.Tegas Jones Batara Manurung, Ketua RTI. (R9)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments