oleh

Menolak Digusur, Warga Dadap Ceng’in Lempari Batu Petugas

-Daerah-374 views

Screenshot_2016-05-10-22-49-56

FAKTA PERS – Tangerang.

Pemberitahuan Surat Peringatan ke-2 (SP-2) dan pemasangan stiker pembongkaran warga Dadap Ceng’in, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kota Tangerang rusuh serta mendapatkan perlawanan dengan lemparan batu dan botol minuman dari masyarakat, Selasa 10/5/2016.

Pasalnya, mereka menolak untuk dilakukan eksekusi penggusuran yang kemungkinan akan segera dilakukan. Dari pantauan Fakta Pers Media dilokasi, sejak pagi aparat gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja, Polsek Teluk Naga dengan Polres Tangerang Kota, dan dari Koramil setempat melaksanakan apel untuk pengamanan dalam pemberitahuan SP-2 dan penempelan stiker. Namun sebelum hal itu dilakukan, warga sudah melakukan penyerangan kepada petugas.

Screenshot_2016-05-10-22-49-36

Warga yang sejak pagi sudah berjaga-jaga di pintu masuk lokasi tersebut dengan memblokir akses jalan masuk dan melakukan aksi bakar ban serta masing-masing membawa senjata tajam dan bambu runcing. Akibat banyaknya masa, bentrokkan tidak dapat dihindari, masa yang geram melempari petugas dengan batu dan botol minuman.

Screenshot_2016-05-10-22-47-52

Petugas keamanan yang kalah banyak dengan masa menerjunkan 2 kompi dari Polda Metro Jaya untuk membantu mengendalikan masa. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Polisi Krishna Murti yang tiba dilokasi segera berdialog dengan warga untuk mengendalikan situasi.

Akhirnya pada tengah hari masa dapat dikendalikan, kerugian materi akibat kerusakan belum bisa ditafsirkan, korban luka juga belum dapat dilaporkan. Hanya saja cara dialog yang dilakukan oleh Kombes Polisi Krishna Murti dapat dijadikan contoh para pejabat untuk melakukan cara-cara tersebut guna menghindari kerusuhan maupun bentrok dengan masyarakat. (Andy).

 

Komentar

News Feed