Minggu, Februari 28, 2021
Beranda Miris..! Siswa Madrasah Pulau Pandan Belajar di Bawah Tenda, Pemkab Sarolagun Tutup...
Array

Miris..! Siswa Madrasah Pulau Pandan Belajar di Bawah Tenda, Pemkab Sarolagun Tutup Mata

IMG-20160510-WA0000
Kondisi Madrasah di Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolagun, Provinsi Jambi.

FAKTA PERS – Sarolangun.

Sangat miris bila kita melihat kondisi siswa-siswi Madrasah di Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolagun, Provinsi Jambi yang terpaksa harus belajar di bawah tenda darurat (terpal) dan atap seng serta beralas tanah yang di nilai masyarakat sangat tidak layak.

Pasalnya keberadaan sekolahan Madrasah tersebut berada di ibu kota kecamatan yang tidak jauh letaknya dari kantor camat dan kantor pemerintahan lainnya.

Kendati kondisinya demikian, sudah sekian lama kondisi sekolahan tersebut hancur tidak tau sebab yang pasti, hingga kini sekolahan madrash tsanawiah tersebut di abaikan begitu saja oleh pemerintah setempat, kata salah seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan di ketahui namanya.

“Miris pak, kalau kita lihat kondisi anak-anak kita harus belajar di bawah tenda seperti itu, padahal kita semua tau Madrasah tersebut telah banyak melahirkan pemimpin-pemimpin yang berprestasi di pemerintahan, alumni Madrasah itu ada yang menjadi pemuka agama, ada yang jadi guru dan tidak sedikit pula yang jadi pegawai di pemerintahan ataupun swasta ternama di negri ini,” ujarnya dengan nada sedih

IMG-20160510-WA0002  IMG-20160510-WA0003

Menurutnya, kepedulian pemerintah Kabupaten Sarolangun terhadap dunia pendidikan ini tidak menjadi prioritas bagi mereka, mereka sibuk dengan urusan mereka masing-masing.

Padahal kita tau kemajuan sebuah daerah tersebut tergantung dari sumber daya manusia yang mumpuni, dengan kwalitas pendidikan yang baik  agar bisa melahirkan pemimpin yang baik pula untuk wilayah itu, lanjutnya,

Kalau kita cermati kondisi Kecamatan Limun kurun waktu lima belas tahun belakangan ini, tidak terlihat perubahan kemajuan yang signifikan, baik itu dari pembangunan infrastruktur ekonomi ataupun dunia pendidikan yang bisa di banggakan oleh masyarakat.

Dia berharap dengan pergantian pemimpin dalam pemilihan bupati yang akan datang masyarakat harus cermat dalam memilih seorang pemimpin, jangan pilih pemimpin yang banyak janji, pilih lah pemimpin yang peduli dengan pendidikan, karena dengan pendidikan lah masyarakat bisa meningkatkan harkat martanbat serta kwalitas hidup yang lebih baik lagi.

Di jelaskannya, Seharus ibu kota Kecamatan Limun ini menjadi contoh bagi bagi wilayah lain nya dari semua bidang, kalau wilayah kecamatannya saja seperti ini bagaimana desa lain nya mau mengikuti,” pungkasnya. (Sadri/Santo)

Most Popular

Recent Comments