Selasa, Maret 2, 2021
Beranda Rp 16, 2 M Dana Tunjangan Sertifikasi Guru TW I Kab Palas...
Array

Rp 16, 2 M Dana Tunjangan Sertifikasi Guru TW I Kab Palas Menungu Verifikasi Data Baru Dicairkan

IMG_20160510_153133

FAKTA PERS – Padang Lawas.

Para guru yang telah lulus sertifikasi di Kab. Palas pertanyakan kepastian pencairan tunjangan profesi sertifikasi guru TW I (triwulan satu) yang belum cair. Alasannya, walau juknis sudah diterima, Dinas Pendidikan Derah Palas Masih menunggu berkas guru yang belum valid serta verifikasi data.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kab Palas, AR Hasibuan membenarkan hal tersebut, belum lama ini kepada Fakta Pers Media mengungkapkan walau juknisnya sudah diterima Disdik Palas namun pencairan belum bisa dilakukan karna  masih menunggu beberapa proses verifikasi data.

“Juknis Penyaluran pencairan Sertifikasi guru dari pusat sudah kita terima, namun kita juga masih pelajari rambu-rambu yang tertera di juknis itu,setelah itu bukan berarti bisa langsung dicairkan”.

“Memang, tambahnya, ada sebagian guru yang sudah lulus, tetapi saya harus verifikasi lagi, bagaimana dengan guru yang saat ini sudah di struktural, bagai mana dengan guru yang mengajar di dua sekolah, tentu saya harus minta keterangan terhadap kedua kepala sekolah tempatnya mengajar, kalau sampai salah bayar, nanti kita juga yang repot”, ungkapnya.

Ditempat terpisah, salah satu guru di Kab Palas yang enggan namanya disebut mengaku bosan terhadap mekanisme pencairan sertifikasi guru.

“Uh.. Saya sebenarnya sudah bosan pak, mekanisme pencairan tunjangan sertifikasi guru dari dulu slalu seperti ini, ngga pernah berubah, pasti molor terus, maunya tunjangan sertifikasi itu dicairkan tepat waktu”.

“Karna saya hanya mengandalkan  waktu ujian UN kemarin saja, mengawas UN harus pinjam uang sama teman tetangga”, keluhnya.

Ditempat lain Kabid Pembendaharaan Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA) Palas, Fajaruddin Hasibuan saat  dikomfirmasi dikantornya Senin (23/5) mengatakan,” Dana tunjangan sertifikasi guru sudah masuk di kas daerah pada bulan Maret lalu sebesar 16, 2 miliar rupiah, kita sifatnya hanya mengeluarkan dana atas permohonan SKPD terkait yang dilengkapi dokumen dan persyaratannya, namun sampai hari ini  belum ada permohonan dari Dinas Pendidikan Palas”. Ungkapnya.(R9)

Most Popular

Recent Comments