Jumat, Mei 7, 2021
BerandaSudin Kependudukan dan Catatan Sipil Lakukan Operasi Yuridis di Kalideres
Array

Sudin Kependudukan dan Catatan Sipil Lakukan Operasi Yuridis di Kalideres

P_20160518_100647
Operasi Yuridis yang di lakukan Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bersama aparat keamanan di wilayah Kelurahan Pegadungan Rt. 01/06 Kalideres, Jakarta Barat 18/5/2016.

FAKTA PERS – Jakarta.

Puluhan Warga pendatang yang menempati rumah kos di data petugas dalam Operasi Yuridis yang di lakukan Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bersama aparat keamanan di wilayah Kelurahan Pegadungan Rt. 01/06  Kalideres, Jakarta Barat 18/5/2016.

Pada Operasi Yuridis tersebut melibatkan 12 petugas Satpol PP 6 petugas kepolisian, 6 TNI dan tim Dinas Catatan Sipil dan Kasie Dukcapil Kecamatan Kalideres.

Dalam Operasi Yuridis tahun 2016 di wilayah Kalideres di dapati warga pendatang yang tinggal di rumah kos belum memiliki izin tinggal atau belum melaporkan diri pada RT maupun RW setempat.

P_20160518_102045  P_20160518_101639

Warga tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, rata-rata warga pendatang tersebut bekerja di perusahaan swasta di Jakarta, kemudian di data sesui KTP masing-masing,

“Untuk Operasi Yuridis yang dilakukan kali ini kita mendata ada puluhan warga pendatang yang tinggal di rumah kos atau rumah kontrakan yang belum melaporkan keberadaannya pada Rt/Rw setempat,” ujar agus Suyono Kasie Catatan Sipil Kecamatan Kalideres yang berlokasi Rw 07 Pegadungan, Kalideres kemarin.

“Warga penghuni kos atau kontrakan kita data guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan agar membuat laporan ke kepala lingkungan” ujarnya.

Dia menjelaskan, warga yang tinggal di rumah kos ini juga sering luput dari pantauan Rt/Rw, karena mereka tinggal tidak menetap, dan juga banyak yang tidak melapor keberadaannya pada ketua Rt /Rw.

“Setiap warga pendatang baru itu dalam waktu satu kali 24 jam wajib melaporkan dirinya pada Ketua Rt/Rw, jadi keberadaannya pun di ketahui oleh lingkungan,” lanjutnya.

Dia juga meminta peranan Rt/Rw untuk mengenali setiap warga pendatang baru yang tinggal di wilayahnya, di minta untuk segera melapor dan mendata.

“Di Jakarta Barat ini ada sekitar lima ribuan rumah kos, namun yang terdata masih sangat minim sekali, karna pemilik rumah kos jarang sekali mau melapor bahwa rumah mereka menjadi rumah kos”, jelasnya.

Dia juga meinta pemilik rumah kos yang lebih dari 10 pintu untuk melaporkan ke pihak kecamatan, dan harus memiliki izin yang sesuai dengan izin mendirikan bangunannya.

Salah satu penghuni kos, Oren (20) asal Palembang saat di mintai keterangannya menjelaskan, dirinya baru tiga hari menempati rumah kos tersebut, sebelumnya di tempat lain, karna belum ada waktu belum sempat untuk melapor ke ketua Rt/Rw setempat.

“Ya pasti saya akan melapor ke Ketua Rt/Rw tentang keberadaan saya di rumah kos ini,” ujar Oren, (HL03)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments