Jumat, Juli 30, 2021
BerandaWalikota Jakarta Barat : Pengusuran Menceng Raya Tidak Ada Ganti Rugi
Array

Walikota Jakarta Barat : Pengusuran Menceng Raya Tidak Ada Ganti Rugi

IMG-20160503-WA0005
Walikota Jakarta Barat Anas Effendi meninjau langsung eksekusi bangunan di Jalan Menceng Raya, Senin (2/5/2016).

FAKTA PERS – Jakarta.

Pemerintah Kota Adminitrasi Jakarta Barat melakukan penertiban bangunan yang berada di Jalan Menceng Raya, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Senin, (2/5/2016).

Untuk melakukan pengamanan dan penertiban tersebut sebanyak 600 personil aparat gabungan terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Kepolisian dilibatkan dalam penertiban tersebut.

IMG-20160503-WA0006
Walikota Jakarta Barat Anas Effendi.

Walikota Jakarta Barat Anas Effendi kepada wartawan menjelaskan, pada Tahun 1974 PT Satana Jaya sudah melakukan pembebasan, tapi karena tidak langsung dibangun pada waktu itu oleh PU Jalan, makaoleh warga dibangun lagi.

Menurutnya, “karena kondisi jalan saat ini sempit dan macet, apa lagi pada saat menjelang jam kerja wilayah sini macet parah, maka dari itu akan kita lebarkan biar tidak semrawut”, ujarnya.

Sekitar 193 bangunan yang di tertibkan, bangunan rata-rata warga yang usaha dagang, tadinya di belakang sekarang bangunnya maju ke jalan, yang sekarang kita akan pergunakan ya kita tertibkan”, lanjut Anas.

Menurutnya, mereka sudah pernah menerima ganti rugi pada tahun 1974  maka dari itu kita tidak menyediakan rumah susun, dan tidak ada ganti rugi atas penggusuran ini, karena ini sifatnya pengembalian aset Pemda.

Sudah lama tanah ini di kuasai warga, makanya ada yang muncul sertifikat, pada waktu itu ada judikasi dari bang dunia, ini ada kita temukan enam sertifikat, dua sudah di batalkan tinggal empat sertifikat akan segera dibatalkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), tegas Anas Efendi, dilokasi penertiban.

Di katakannya, “setelah di tertibkan ini akan lansung di kerjakan pembangunannya, sekarang ini lagi proses lelang dari PU Bina Marga, saya juga minta PU Bina Marga kerja cepat, adapun panjang jalan yang akan di lebarkan sekitar 1, 5 kilo meter luas 14 meter,” lanjutnya.

Ini yang kita amankan aset pemda saja, mulai dari Jalan Komplek Kebersihan sampai Komplek Permata, kemudian untuk tahap kedua dari Jalan Permata sampai Kali Semongol, yang tinggal sedikit atau sekitar 600 meter lagi sampai Kali Semongol.

Dia juga meminta Suku Dinas Bina Marga untuk melakukan pembebasan lahan, dan membayar lahan yang belum di bebaskan untuk pelebaran jalan sampai Kali Semongol. (Red03/Maikhel )

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments