Kamis, Juli 29, 2021
BerandaGelar Buka Puasa Bersama, Pemkot Jakarta Barat Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
Array

Gelar Buka Puasa Bersama, Pemkot Jakarta Barat Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

IMG-20160611-WA0004

FAKTA PERS – Jakarta.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat mengadakan buka puasa bersama di Masjid Assahara, yang terletak di komplek kantor Jalan Raya Kembangan No. 2, Jumat (10/6/2016).

Dalam acara yang dihadiri Walikota Jakarta Barat H.M. Anas Efendi, Wakil Walikota M. Zein, Forum Komunikasi Pimpinan Kota (FKPK), Pimpinan Satuan/Unit Kerja Perangkat Daerah (SKPD/UKPD), Ketua TP PKK, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Reda Mantovani, Kepolisian, TNI, Camat, Lurah, Ulama, tokoh masyarakat, warga, anak yatim dan dhuafa.

Pada kesempatan itu , Walikota H.M. Anas Efendi menyerahkan santunan kepada seratus orang, terdiri atas 50 anak yatim dan 50 dhuafa.

“Buka puasa bersama ini untuk mempererat silaturrahmi para pejabat, pegawai Pemkot, ulama, tokoh masyarakat, yatim, dhuafa dan warga Jakarta Barat,” ujar Walikota.

IMG-20160611-WA0003

Sementara itu, kepada para pejabat dan pegawai ia meminta selama bulan Ramadhan tetap melaksanakan tertib dan disiplin melaksanakan tugas. “Saya ingatkan, sesuai aturan yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta, aturan masuk kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) selama Ramadhan dimajukan menjadi pukul 07.00 WIB dan pulang pukul 14.00 WIB.

” Kerja jangan terganggu karena puasa. Jadi, harus tetap semangat. Masuk jangan telat, pulangnya juga jangan kecepatan. Jangan sampai puasa dijadikan alasan untuk tidak semangat kerja”, Ujar Anas.

Dia juga mengimbau kepada para pegawai untuk  segera mengurus cuti lebaran.

“Pegawai yang mau cuti lebaran, urus dari sekarang. Karena ada ketentuan atau aturan terkait pengajuan cuti yang harus dipenuhi. Untuk itu dari sekarang segera diurus, jangan mau mendekati menjelang lebaran, baru ngurus cuti,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota juga berpesan kepada para pegawai dan warga Jakarta Barat yang akan mudik lebaran ke kampung halaman agar menitipkan rumah kepada tetangga atau pengurus RT/RW.

” Matikan listrik, periksa kompor, periksa kunci semua pintu rumah sebelum berangkat. Jangan sampai karena kelalaian, begitu balik dari kampung, rumah sudah tidak ada gara-gara kebakaran.

(HL03)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments