oleh

Maju di Pilkada DKI Melalui Partai Politik, Ahok Dinilai Tidak Konsisten

ahok pilih parpol

FAKTA PERS – Jakarta.

Akhirnya Gubernur DKI Jakarta alias Ahok memutuskan maju di Pilkada DKI I lewat jalur partai politik. Dia menyampaikan keputusannya tersebut dalam acara halal bi halal di Sekretariat Teman Ahok, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (27/07).

Dalam acara itu hadir pula tiga parpol pendukung yakni, Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Hanura. Ketiga partai tersebut menyatakan siap mengawal Ahok untuk mendapatkan kursi Gubernur DKI Jakarta.

Telah banyak usaha yang dilakukan Teman Ahok sebelum Ahok memilih jalur parpol, misalnya mengumpulkan 1 juta KTP demi mensukseskan Ahok melalui jalur independen saat itu. Namun, akhirnya Teman Ahok harus pasrah menerima keputusan Ahok pilih jalur partai politik.

“Kami menghargai dan mendukung keputusan Ahok, setelah kami lakukan dialog dengan Basuki Tjahaja Purnama, perwakilan tiga partai pendukung. Akhirnya Ahok memutuskan untuk maju menggunakan kendaraan partai politik bersama Teman Ahok,” kata juru bicara Teman Ahok Amalia Ayuningtyas.

Setelah mendapat keputusan Ahok, Teman Ahok dan 3 partai pendukungnya langsung menyusun skema tim sukses Ahok. Akhirnya terpilih lah Ketua Koordinator DPP Golkar Nusron Wahid menjadi Ketua Tim Sukses Ahok.

Kendati sudah mendapat dukungan dari tiga partai politik, kabarnya Ahok masih akan melobi Ketua Umum PDI P Megawati Soekarno Putri. Namun hingga saat ini PDI P belum merespon serius terhadap Ahok. Sejumlah kalangan menilai Ahok tidak konsisten, dan menyarankan agar PDI P mengusung calon gubernur sendiri.

(AF)

Komentar

News Feed