Rabu, Juni 16, 2021
BerandaJelang Sertijab, Dandim 0503/JB Adakan Tradisi Menerima Warga Baru Kodim Jakarta Barat
Array

Jelang Sertijab, Dandim 0503/JB Adakan Tradisi Menerima Warga Baru Kodim Jakarta Barat

IMG-20160805-WA0020

FAKTA PERS – Jakarta.

Jelang serah terima Jabatan (Sertijab) letkol Inf M.Asmi sebagai Komandan Kodim 0503/JB akan digantikan oleh Letkol Inf. Wahyu Yudhayana sebagai Komandan Kodim 0503/JB yang baru.

Keluarga besar Kodim 0503/JB  melaksanakan acara tradisi menerima warga baru yang dihadiri oleh para perwira Kodim 0503/JB dan para Danramil, seluruh prajurit di jajaran Kodim Jakarta Barat, beserta staf Kodim dan Koramil menyambut kedatangan Letkol Inf Wahyu Yudhayana dan keluarga sebagai warga baru di Kodim 0503/JB yang akan Menjabat Dandim.

Letkol Inf Wahyu Yudhayana pada sambutannya mengaku Siap melaksanakan tugas yang akan diembannya menjadi Komandan Komando Distrik Militer Jakarta Barat.

IMG-20160805-WA0017

“Aman dan kondusifitas adalah harga mati, kami ingin sesuatu berjalan tanpa konflik,” tutur Wahyu kepada wartawan, Jumat (05/8).

Sekalipun baru diterima secara tradisi, namun Wahyu mengatakan sudah mempelajari dinamika dan kondisi di Jakarta Barat. Masalah keagamaan, ormas, tiga pilar, hingga LSM. Beberapa organisasi ini sudah dipelajari dari awal.

Meski demikian, untuk permasalahan nantinya, Wahyu mengaku akan menjalani sesuai SOP yang ditetapkan atasan.

Untuk sementara sebagai pejabat baru, Wahyu mengaku pihaknya akan melakukan beberapa konsolidasi di internal Kodim. Seperti melakukan penekanan dan penyampaian kepada jajaran Danramil, hingga melanjutkan pendahulunya, Letkol Inf Maychel Asmi yang akan menjabat Kasrem 051/Wijayakarta, Cikarang.

untuk komunikasi luar, penekanan dan penguatan tiga pilar akan ditekankan olehnya. Karena itu, dalam beberapa hari kedepan ia akan mengajak pertemuan dengan Kapolres, Walikota, dan tokoh agama secara pribadi.

“Kita lakukan secara bertahap. Yang jelas Pilkada tetap menjadi fokus kami,” tutur perwira menengah yang dahulu menjadi pasukan perdamaian PBB di Sudan, Afrika.

Sementara itu, Dandim terdahulu, Letkol Inf Maychel Asmi mengaku masih banyak pekerjaan yang ditinggalkan olehnya. Mulai dari Kalijodo, hingga pengamanan masyarakat demi menekankan isu radikalisme dan komunis, maupun isu yang mengganggu keutuhan NKRI.

“Kalijodo belum kelar. Sebelum RPTRA dibangun, bagi saya itu belum selesai,” tutur mantan komandan pasukan perdamaian PBB di Lebanon, Timur Tengah.

Termasuk soal konsolidasi di tiga pilar, Asmi menyarankan kepada junior itu untuk tetap memfokuskan terhadap peningkatan konsolidasi. Komunikasi dengan Walikota maupun Kapolres harus tetap terjalin dengan baik demi keamanan dan menghindari adanya konflik.

(Hery Lubis)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments