Minggu, Juli 25, 2021
BerandaKadis Pariwisata: Pejabat yang Meminta atau Menerima Sesuatu dari Pengusaha akan Dicopot
Array

Kadis Pariwisata: Pejabat yang Meminta atau Menerima Sesuatu dari Pengusaha akan Dicopot

Jpeg

FAKTA PERS – Jakarta.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta Catur Laswanto akan terus mendorong dan meningkatkan industri pariwisata dan hiburan di semua sektor, baik itu restoran kafe, bar, diskotik dan lain sebagainya untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di DKI Jakarta.

“Pendapatan APBD DKI Jakarta dibawah kepemimpinan Pak Ahok, industri pariwisata termasuk salah satu penerima pajak terbesar di APBD DKI Jakarta mau pun terhadap kesejateraan masyarakat”, ujarnya.

Hal tersebut disampaikan pada saat mengadakan pertemuan dengan ratusan para pengusaha industri hiburan di Jakarta Barat pada Kamis 18 Agustus 2016.

“Kami berjanji tidak akan lagi mempersulit semua pelayanan birokrasi perizinan terutama di industri pariwisata. Kami akan siap melayani saudara-saudara semua untuk mengurus perizinan nya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Saya melarang seluruh jajaran atau staf saya untuk menerima atau meminta sesuatu pada pengusaha baik di tingkat provinsi atau pun di tingkat kota”, ungkapnya.

Dia juga menegaskan,apabila ada stafnya yang mempersulit atau meminta sesuatu pada para pengusaha sekalian untuk memperlancar semua urusan, maka masyarakat bisa melaporkan langsung kepadanya.

“Kalau ada hal seperti itu dan terbukti staf saya meminta atau menerima sesuatu, saya tidak akan segan-segan untuk melakukan tindakan tegas. Bahkan sampai pada pencopotan sebagai PNS”, ujar Catur.

Jpeg

Dia juga mengakui disinyalir masih ada staf dan jajarannya yang masih melakukan tindakan yang tidak terpuji itu.

“Dengan demikian, kita sama-sama senergi betul-betul bekerja sama untuk memajukan industri pariwisata dan hiburan di DKI Jakarta ini. Tugas saya sama dengan saudara sekalian bagaimana kita memajukan industri pariwisata di Jakarta”.

Dia juga menghimbau pada seluruh pelaku usaha industri hiburan untuk menghindari tempat usahanya dijadikan tempat transaksi narkoba. Dia menegaskan apabila terbukti menjadi tempat transaksi narkoba, maka pihaknya akan menutup dan menindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku.

Untuk itu dia meminta kepada pemilik atau pengelola untuk aktif memantau semua aktifitas di tempat usahanya agar tidak terjadi hal demikian.

“Bahwa kita akan memasang sistim perpajakan yang transparan. Oleh karnanya saya mengharapkan jangan ada hal-hal yang menyimpang dalam pelaku usaha industri hiburan untuk meningkatkan industri pariwisata.

(Hery Lubis)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments