Jumat, Juli 30, 2021
BerandaMenristekdikti: Proses belajar dan Mengajar Harus Tetap Berjalan di Trisakti
Array

Menristekdikti: Proses belajar dan Mengajar Harus Tetap Berjalan di Trisakti

Jpeg

FAKTA PERS – Jakarta.

Konflik yayasan dan otorita Trisakti berujung pada penyanderaan gedung rektorat oleh mahasiswa. Dialog dilakukan oleh berbagai pihak di lingkungan kampus Trisakti, Jalan Kyai Tapa, Tomang, Jakarta Bara, Rabu (24/8/2016).

Mediasi pun dilakukan mulai sejak pukul 11.20 WIB hingga pukul 13.30 WIB. Pertemuan tertutup itu dihadiri langsung oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) Muhammad Nasir, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto dan unsur dari yayasan dan otorita Trisakti, serta presiden mahasiswa.

Pertemuan dilakukan di ruangan keperesidenan secara tertutup. Muhammad Natsir usai melakukan mediasi  mengatakan ,”konflik ini harus segera diselesaikan namun yang terpenting saat ini proses belajar mengajar harus tetap berjalan tidak boleh terganggu.

“Konflik ini dari tahun 2002 sampai sekarang kalau tidak segera diselesaikan akan berpengaruh pada proses pembelajaran yang ada di Universitas Trisakti,” ujar Natsir.

Sekretaris Senat Universitas Dadan Dayhani berharap semua pihak yang bertikai untuk dapat duduk bersama. Dia juga meminta agar proses belajar mengajar tidak diganggu.

“Kami mengharapkan kepada semua pihak mari kita duduk di meja untuk menyelesaikan, tetapi proses belajar mengajar jangan diganggu,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Presiden Mahasiswa Trisakti Abdul Kader menegaskan bahwa mahasiswa akan tetap menduduki gedung rektorat hingga permasalahan internal Trisakti ada keputusan dan ‘clear’.

“Kami akan menutup dan menduduki kantor rektorat sampai permasalahan konflik selesai. Jadi selama itu, tidak ada rektor baru namun proses belajar mengajar tetap berjalan,” ucapnya.

Kampus Trisakti ini memang dipersengketakan antara pihak yayasan dan otorita. Hari ini, pengerahan massa dilakukan, di mana ada puluhan sekuriti dari pihak yayasan yang masuk ke kampus dan menutup semua gerbang kampus.

(Hery Lubis)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments