oleh

Pengukuhan TPAKD Bersama OJK Dukung Program Rusun Menabung

-Daerah-303 views

Jpeg

FAKTA PERS – Jakarta.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepakat untuk kerjasama dalam peningkatan literasi keuangan masyarakat dengan mengukuhkan dan membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi DKI Jakarta.

Pengukuhan TPAKD DKI Jakarta dilakukan oleh gubernur Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) dan di saksikan oleh komisioner OJK Muliaman D Hadad. yang berlokasi di kawasan Rumah Susun Persakih Daan Mogot, Kamis 25/8/2018.

Keanggotaan TPAKD DKI Jakarta diketahui oleh Sekda DKI Jakarta Saifullah terdiri dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, kantor Regional 1 OJK, kantor perwakilan BI Jakarta, BPS Jakarta, asosiasi lembaga jasa keuangan, dan industri jasa keuangan.

Kegiatan pengukuhan ini sekaligus peresmian implementasi sejumlah program kerja TPAKD DKI Jakarta yaitu gerakan Rusun menabung dan pemberdayaan PKL melalui kredit UMKM.

TPKAD DKI juga sudah menyiapkan sejumlah program diantaranya penerbitan buku pedoman TPAKD DKI Jakarta, kajian pendataan Rusun Persakih dan Jatirawasari. Edukasi perencanaan keuangan rumah tangga kepada masyarakat binaan Dinas Sosial, pelatihan keterampilan penghuni Rusun Persakih, pembukaan kantor kas Bank DKI Rusun Persakih, penyerahan kartu penghuni Rusun Persakih, penyerahan gerobak kepada pedagang rusun persakih, pembuatan KK Mart.

Jpeg

Komisioner OJK Muliaman D Hadad menyampaikan, “TPAKD merupakan forum kordinasi antar instansi dan stakeholders yang bertujuan untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertimbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejatera,”

“Peningkatan akses masyarakat terhadap layanan keuangan diharapkan mampu menurunkan tingkat kesenjangan pendapatan masyarakat. Dalam kontek indonesia termasuk provinsi DKI Jakarta angka gini ratio dan jumlah pendusuk yang belum memiliki akses ke sektor keuangan formal relatif masih cukup besar, ketersediaan akses di daerah akan membuat masyarakat lebih mudah dalam mengenal dan mengakses produk dan layanan jasa keuangan dan diharapkan pada tahap selanjutnya dapat memulai kegiatan pengelola keuangan serta kegiatan investasi.” ujarnya

Muliaman melanjutkan, “program percepatan akses keuangan di daereh perlu menjadi prioritas bagi seluruh pemangku kepentingan, untuk bersama-sama mencari terobosan dalam membuka akses keuangan yang lebih efektif dan memanfaatkan sumber dana yang ada. Hal ini sejalan dengan keinginan pemerintah untuk memperkuat ekonomi daerah dalam menopang pertimbuhan ekonomi nasional.”

Jpeg

Pada kesempatan itu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama juga mengungkapkan, “Keberadaan TPKAD merupakan salah satu solusi tepat untuk mendorong ekonomi di DKI Jakarta dengan berbagai pihak terkait akan menjadi satu kekuatan yang dapat mempercepat penyelesaian permasalahan yang ada, khususnya menyangkut akses keuangan.” ujar Ahok.

Ahok berharap, seluruh jajaran SKPD mendukung penuh setiap program kerja dari TPKD dengan tersedianya akses yang luas terhadap jasa keuangan diharapkan masyarakat akan semakin familiar terhadap transaksi pembayaran non tunai. Sehingga yang kita dapat segera mewujudkan cashless society yang merupakan implementasi dari Jakarta Smart City atau Jakarta One, melalui keberadaan sistem keuangan daerah yang terintegrasi.

Gerakan Rusun Menabung ditandai dengan penggunaan kartu multi fungsi E-Rusun oleh warga rusun di DKI Jakarta yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kemampuan pengelola keuangan rumah tangga serta tersedia data dan informasi kependudukan DKI Jakarta.

Bank DKI juga telah memfasilitasi kebutuhan akses keuangan melalui pembukaan rekning warga rusun sebanyak 12.199 rekening atau 82% dari jumlah unit rusun sebanyak 64% telah di disiribusikan kartu E-Rusun.

Kemudian program pemberdayaan pedagang kaki lima melalui penyalur kredit UMKM bertujuan untuk menyediakan fasilitas pembiayaan yang tepat dan terjangkau oleh masyarakat khususnya PKL serta penggunaan kartu multi fungsi Jakcart,oleh PKL sebagai sarana untuk menabung maupun alat pembayaran retribusi. //HERY LUBIS//

Komentar

News Feed