Jumat, Mei 14, 2021
BerandaRatusan Preman Datangi Trisakti Dibayar 150ribu per Orang untuk Jaga Kampus
Array

Ratusan Preman Datangi Trisakti Dibayar 150ribu per Orang untuk Jaga Kampus

Jpeg

FAKTA PERS – Jakarta.

Kepolisian Polda Metro Jaya bersama Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat berhasil mengamankan ratusan  orang yang diduga preman sebagai ‘bamper’ dari yayasan kampus Trisakti Jl Kyai Tapa, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (24/8).

Ratusan orang yang diduga preman tersebut diamankan setelah pihak kepolisian menyisir seluruh ruangan kampus. Tim Polda Metro Jaya dan Polres mengamankan ratusan preman tersebut.

Kemudian polisi juga menemukan 200 tongkat rotan dalam sebuah kendaraan ford yang terparkir di halaman kampus berikut 2 buah ban bekas dan sebotol bensin yang diduga akan dijadikan alat untuk demo.

Setelah diamankan ratusan  orang, preman tersebut lansung di gelandang ke Polda Metro Jaya menggunakan mobil truck polisi. Kemudian dikumpulkan di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya untuk dilakukan pendataan.

“Mereka ini bukan mahasiswa, tapi preman bayaran,” ujar seorang anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang enggan disebut namanya.

Sementara Andre (28), yang ikut diamankan mengakui bahwa dirinya bukanlah seorang mahasiswa. Dia dan teman-temannya hanya diminta seseorang untuk datang ke Trisakti.

“Saya pekerja dan bukan mahasiswa. Saya diminta datang ke Trisakti, tapi kita tidak demo. Hanya berdiri di depan saja, saya juga tidak tahu disuruh kesini untuk apa,” terang Andre.

Andre mengaku dirinya dibayar atas kehadirannya di lokasi. “Saya datang kesini dibayar Rp 150 ribu per orang,” jelas Andre.

Sementara seorang temannya yang lain juga mengakui hal serupa mengatakan, “kami tidak tahu apa-apa. Kami hanya cari uang saja kalau sampai kami ditahan, bagaimana dengan anak istri saya,” ujarnya.

“Kami diminta datang ke lokasi untuk menjaga Trisakti atas sengketa lahan. Katanya sudah menang di pengadilan, bahkan sudah menang di MA. Kami tidak tahu pihak mana yang menang,” paparnya.

(Hery Lubis)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments