Senin, Maret 1, 2021
Beranda Tidak Ada Juknis dan Juklak, Kades se-Palas Bingung Buat RPJMDes
Array

Tidak Ada Juknis dan Juklak, Kades se-Palas Bingung Buat RPJMDes

dana desa belum cair

FAKTA PERS – Padang Lawas.

Dana desa yang sampai awal Agustus 2016 belum juga di terima desa se-Padang Lawas (Palas). Pasalnya para kades mengaku kesulitan dikarenakan belum adanya RPJMDes yang diputuskan dan di-Perdes-kan berdasarkan musyawarah per Kades se-Palas.

Para Kades juga mengungkapkan, pihaknya semakin bingung mengapa RPJMDes mengacu kepada jabatan kepala desa seperti visi-misinya, padahal program tiap kades yang lama dan yang baru pasti berbeda.

Salah satu Kades bernama Max (nama samaran) Senin, (01/08-2016) kepada fakta Pers Media mengatakan, “Kades yang lama masa jabatan seharusnya 2010 – 2015 dan saat itu sudah ada RPJMDes program PNPM mandiri yang sudah di-Perdes-kan, dikarenakan sesuatu hal di tahun 2014 melalui perpilihan saya diangkat menggantikan kepala desa, dan tentu saya juga harus tunduk dengan Perdes sampai masa berlakunya habis”.

“Bila mana masa berlaku Perdes habis saya harus membuat RPJMDes baru priode 2016 – 2021 dengan musyawarah dengan semua elemen yang ada di desa, lalu mengapa kami dalam pembuatan RPJMDes mengacu kepada jabatan kepala desa seperti visi-misi nya, padahal program antara Kades yang lama dan yang baru belum tentu sama, yang mana yang mau saya ikuti”.

“Mengapa saya disuruh mengerjakan RPJMDes 2014 sementara Priode RPJMDes saya 2016, Sebenarnya kami kah yang tunduk dengan Perdes atau Perdes lah yang tunduk terhadap kepala desa,” ujarnya.

Menurut kades, meski para kades se-Palas sudah mengetahui secara jelas undang – undang dan peraturannya, namun Kades mengaku belum mengetahui Juklak dan Juknis nya.

“Memang kami sudah mengetahui peraturan dan undang -undangnya, namun untuk juklak dan juknisnya tidak ada. Pemdes mau RPJMDes yang bagaimana yang harus kami sampaikan, ” ungkapnya yang merasa semakin bingung.

“Kami sudah mengcoppy, menjilid sampai 10 kali, dan dibawa pendamping desa ke Pemdes, namun tidak ada yang diterima. Lantas Pemdes maunya seperti apa, berikan dong contoh bakunya”

“SDM  kami selaku Kades rata-rata hanya tamat SMA, kami tidak pernah diajarkan neraca, tidak pernah belajar akuntan, tidak mengerti teknik sipil dan tidak mengerti komputer. Bilamana nanti saya salah siapa yang ditindak?,” tegas Kades.

(R9)

Most Popular

Recent Comments